Friday, 7 April 2017

Lebih dari 40 Starter Ramaikan Kejurnas Sprint Rally di Lintasan Aspal PMPP Sentul

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally musim kompetisi 2017 putaran pertama akan berlangsung di area latihan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Jawa Barat pada 8 dan 9 April besok.

Tidak kurang lebih dari 40 starter turut serta meramaikan ajang yang lintasannya 100 persen aspal ini. Para peserta akan melakoni lomba sebanyak 4 SS (Special Stage) dengan jarak tempuh sekitar 5,75 km tiap SS-nya.

Para pereli nasional yang dipastikan turut serta meramaikan ajang tersebut yakni kakak beradik Rifat dan Rizal Sungkar yang tergabung dalam Pertamax Motorsport Rally Team dengan memacu Mitsubishi Lancer Evo X.

Bagi Rifat yang akan didampingi Hervian Sudjono sebagai navigator, ajang ini sebagai comebacknya setelah terakhir kali dirinya mengikuti ajang sprint rally di tanah air pada tahun 2009 silam. "Kangen juga saya nggak pernah turun lagi di sprint rally nasional," ujar Rifat saat ditemui di lokasi lomba menjelasng sesi shakedown, Jumat (7/4/2017).

Ditanya mengenai target, Rifat mengaku kalau dirinya tetap menargetkan yang terbaik. "Ya pokoknya hasil yang terbaik lah," ujarnya.

Sementara itu pereli nasional lainnya yakni Subhan Aksa (FBRT Rally Team), Ryan Nirwan (BRM Motorsport) dan beberapa pereli lainnya. Tak kalah serunya ajang ini juga akan diramaikan para kontestan dari kelas retro. Dimana peserta di kelas tersebut mencapai lebih dari 20 kontestan.

Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai induk organisasi yang mengawasi segala jenis perlombaan otomotif telah menetapkan beberapa pembaruan demi menjadikan Kejurnas Sprint Rally semakin kompetitif dan bergengsi.

“Salah satu hal penting yang perlu disampaikan kepada semua adalah mengenai perolehan poin di Kejurnas Sprint Rally. Tahun ini, Kejurnas Sprint Rally mengaplikasikan peraturan baru, yaitu seluruh peserta akan mendapatkan satu poin setiap mereka finish di satu special stage (SS),” ungkap Rifat

Para pemenang di setiap putaran akan memperoleh poin, yaitu juara 1 mendapatkan 10 poin, juara 2 mendapatkan 6 poin, juara 3 mendapatkan 4 poin, juara 4 mendapatkan 3 poin, juara 5 mendapatkan 2 poin, juara 6 mendapatkan 1 poin.

“Jadi tidak akan ada perjuangan yang sia-sia di setiap SS, karena setiap SS bisa menghasilkan poin penting bagi seluruh peserta. Misalkan seorang peserta mengikuti empat SS, ia sudah berhak mengantongi empat poin. Jika ia keluar menjadi juara satu di putaran tersebut, otomatis poin yang dikantongi sebesar 14,” lanjut Rifat.

Menurut Rifat, bagi peserta yang mengikuti Kejurnas Sprint Rally 2017 sebanyak lebih dari empat putaran, maka poin mereka akan terus ditambahkan hingga mendapatkan poin tertinggi.

“Kami melihat bahwa seseorang dengan antusiasme dan dedikasi yang tinggi terhadap kancah sprint rally berhak memiliki peluang yang lebih besar untuk keluar sebagai Juara Nasional, maka dari itu sistem penambahan poin seperti ini perlu diberlakukan,” ucap Rifat.

Beberapa putaran Kejurnas Sprint Rally 2017 akan digelar bersamaan di ajang Indonesian eXtreme Offroad Championship (IXOR) 2017. Adapun jadwal sementaranya adalah sebagai berikut:

1. King of Kings (9-10 April 2017) (Sprint)
2. Paramount BSD (6-7 Mei 2017) (IXOR) (Sprint)
3. Serang, Banten (5-6 Agustus 2017) (IXOR) (Sprint)
4. Palembang (19 Agustus 2017) (Sprint)
5. R – Palembang (20 Agustus 2017) (Rally)
6. Yogyakarta (2-3 September 2017 / 9-10 September 2017) (Sprint)
7. TBA (7-8 Oktober 2017) (IXOR) (Sprint)
8. R – Makassar (14-15 Oktober 2017) (Rally)
9. TBA (4-5 November 2017) (IXOR) (Sprint)
10. R – Medan (28 November) (Rally dan Sprint). (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: