Thursday, 27 April 2017

Panglima TNI Sambut Kedatangan Prajurit TNI Usai Bertugas di Sudan

Dedikasi prajurit yang telah tunjukan adalah wujud komitmen Indonesia terhadap misi perdamaian dan kesejahteraan dunia yang secara langsung dapat meningkatkan kredibilitas Indonesia dan TNI di forum internasional serta memperbesar kemampuan lobi dan posisi tawar Indonesia dalam percaturan politik dunia.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menerima kedatangan 800 prajurit TNI Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid dibawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto sebagai Komandan Satgas, dalam suatu upacara militer di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/4/2017).

“Saya merasa bangga, kalian kembali dengan selamat dan membawa harum nama bangsa Indonesia, setelah setahun kalian melaksanakan tugas negara dan semoga rasa bangga saya ini juga menjadi kebanggaan kalian semua,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa secara umum, dinilai berhasil dalam mengemban tugas negara yang dipercayakan dunia untuk melaksanakan misi perdamaian dunia di Darfur, Sudan, Afrika. “Kehadiran pasukan TNI dalam misi perdamaian dunia senantiasa di nanti-nantikan oleh PBB,” ujar alumni Akmil tahun 1982 ini.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwasanya Komandan Sektor Barat, langsung menyambut dan memberi apresiasi dengan menyatakan rasa bangganya bisa bertemu dengan pasukan Kontingen Garuda dari Indonesia. “Komandan Sektor Barat memberikan pujian karena Kontingen Garuda memiliki semangat luar biasa, yang menunjukan betapa tingginya semangat juang dan militansi pasukan Indonesia untuk melaksanakan tugas terbaiknya dalam misi perdamaian PBB, termasuk di Darfur,” katanya.

Tidak hanya itu, mantan Pangkostrad ini juga sudah mengetahui apa yang disampaikan oleh Force Commander UNAMID, yang sangat terkesan dengan performa pasukan Indonesia sejak bergabung di UNAMID, yang menilai betapa tingginya profesionalisme pasukan Indonesia.

“Ini merupakan bentuk pengakuan, betapa kontribusi TNI pada misi Pasukan Perdamaian Dunia begitu besar, sekaligus menegaskan kepada kita bahwa kalian memiliki peran besar sebagai duta bangsa di dunia internasional. Oleh karena itu, kita harus senantiasa mampu menunjukan, bahwa pasukan TNI memang pasukan berkelas dunia,” ucapnya.

Tak lupa pria yang juga pernah menjadi Pangdam V/Brawijaya ini juga mengucapkan terimakasih kepada Konga XXXV-B/Unamid, beberapa waktu lalu ditemukan Kontingen Pasukan PBB yang berasal dari Indonesia terindikasi terlibat dalam upaya penyelundupan senjata. Namun demikian setelah diteliti semua data dan fakta, tidak ada satupun pasukan TNI yang terlibat didalamnya.

“Kalian sunguh mampu menjaga disiplin maupun kehormatan TNI, bangsa dan negara Indonesia, saya bangga dengan kalian semua. Begitu pula dengan penguatan kapasitas dan kapabilitas misi perdamaian TNI merupakan penguatan peran dan profil internasional TNI, sekaligus sebagai bagian penguatan dalam konteks pelaksanaan peran dan tugas TNI,” ujar pria yang juga lama bertugas di lingkungan Kodam Jaya sebagai Komandan Brigif 1 PIK/Jaya Sakti dan Komandan Rindam Jaya ini

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakasad Letjen TNI M. Erwin Syafitri, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI M. Setyo Sularso, Danjen Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, para Asisten Panglima TNI dan Angkatan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, dan para Kabalakpus Mabes TNI. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: