Thursday, 11 May 2017

Meski Hari Libur Waisak, Pendukung Ahok Tetap Demo di Depan Mako Brimob

Hari libur Waisak tidak menyurutkan semangat relawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar aksi di depan Mako Brimob. Mereka masih bertahan di sekitar lokasi.

Pada Kamis (11/5/2017) sekitar pukul 10.05 WIB, sejumlah orang terlihat menggelar tikar di sekitar lokasi. Aktivitas yang mereka lakukan seperti sarapan pagi.

Salah satu relawan Ahok bernama Bara mengatakan dia menginap di sekitar Mako Brimob. Dia bersama pendukung lainnya akan bertahan sampai Ahok dibebaskan.

"Kami sependeritaan. Ahok di sana, kami menderita di sini, kami satu hati semuanya. Dia merasa di sana, kami merasa di sini," kata Bara.

Bara bersama pendukung lainnya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Brimob untuk menginap di sekitar lokasi dan menjaga kebersihan. Bahkan rencananya nanti siang hingga malam akan ada aksi meminta Ahok dibebaskan.

"Nanti rencana aksi pukul 14.00 WIB, malam ada bakar lilin dan doa bersama. Kami terus di sini sampai Ahok dibebaskan," ucap Bara.

Sementara itu, Kapolres Depok Kombes Herry Heryawan sudah mengimbau massa tidak menggelar aksi. Herry melarang demo mengingat hari ini adalah Hari Raya Waisak.

"Demo boleh, tetapi ada aturannya. Sesuai Pasal 6 Ayat (2) huruf b, demo tidak boleh dilakukan pada hari besar nasional. Hari ini kan Hari Raya Waisak," kata Herry.

Seperti diketahui, ini merupakan hari kedua Ahok ditahan di Mako Brimob setelah dipindahkan dari Rutan Cipinang. Kemarin, massa pendukung Ahok terus berdatangan meminta agar Ahok dibebaskan

Ahok divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam kasus dugaan penistaan agama. Dia langsung ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Kemudian, pada Rabu 10 Mei 2017, dini hari, Ahok dipindahkan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.(Himaan Aji/Dtk)

BAGIKAN

0 comments: