Thursday, 28 December 2017

Dewanti Lansung Tancap Gas Pimpin Kota Batu

Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso tak mau bersantai. Usai dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu , Dewanti berjanji akan langsung bekerja. Hal ini disampaikan Wali Kota perempuan pertama di Malang Raya itu usai mengikuti rangkaian sujud syukur di Masjid Agung Annur, Batu.

“Tidak ada jauh dekat. Yang penting kerja, kerja dan kerja. Begitu kan pak Punjul?,” kata Dewanti kepada wartawan sambil disaksikan Punjul Santoso.

Dewanti juga berjanji hari ini akan langsung bekerja dan menunaikan tugas sebagai Wali Kota Batu. “Lek Iso mari Subuhan saya datang ke Among Tani (kalau bisa usai salat Subuh, saya datang ke Among Tani),” katanya.

Ditanya soal program 100 hari kerja pertama, Dewanti mengatakan akan lebih dulu melanjutkan program wali kota sebelumnya. “Ada program yang belum selesai, itu kita selesaikan, kita sempurnakan,” tambahnya.

Tapi, Dewanti juga mengatakan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara menjadi sorotan dirinya saat bekerja nanti. Agar pelayanan kepada masyarakat berjalan baik, ASN harus disiplin.  “Dari kedisiplinan lahir sebuah komitmen untuk melayani masyarat,” tambah perempuan kelahiran Ampenan, NTB ini.

Sementara itu, usai mengikuti rangkaian pelantikan di Gedung Grahadi Surabaya, Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso langsung melakukan sujud syukur, di Masjid Agung Annur Kota Batu. Sebelumnya, kedua pejabat ini melaksanakan salat magrib, lantaran mereka datang  tepat waktu adzan.
“Kita salat magrib dulu ya, kemudian dilanjutkan dengan sujud syukur,” kata salah satu takmir masjid tersebut.

Dewanti yang datang memakai Pakaian Dinas Upacara (PDU) pun langsung mengambil air wudhu. Selanjutnya dia menempati shaf pertama untuk menunaikan ibadah salat magrib.

Usai salat, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH Ali Murtadlo. Saat itulah terlihat mata Dewanti berkaca-kaca. Beberapa kali, ibu tiga anak ini harus mengusapnya dengan tisu.

Usai pembacaan doa, sujud syukur dilakukan. Sujud dipimpin oleh KH Munir Fathulah dari Ponpes Darus Saadah, Temas, Kota Batu. Seluruh rangkaian sujud syukur diikuti Dewanti dan Punjul dengan sangat khusyuk. Begitu juga dengan jamaah lain. Mereka terlihat khimad mengikuti momen tersebut.

“Alhamdulillah saya dan pak Punjul baru melakukan syukur, setelah kita selesai dilantik oleh bapak gubernur,” katanya.

Dewanti pun tak lupa meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Kota Batu agar dia dan wakil wali kota dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah. Ungkapan terimakasih tak lupa diucapkan Dewanti kepada seluruh masyarakat Kota Batu yang sudah mendukungnya. Lebih-lebih kepada takmir Masjid Agung Annur Kota Batu yang sudah menyambutnya dengan meriah.

Kedatangan Dewanti dan Punjul memang disambut dengan musik terbang. Takmir masjid Annur secara khusus juga mengadakan syukuran, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua takmir Masjid Agung Annur Batu H Agus Salim. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Dewanti.

Usai sujud syukur, Dewanti dan Punjul menuju ke Balai Kota Among Tani. Di sinilah pesta dimulai. Ucapan selamat diberikan seluruh tamu undangan yang datang. Pesta syukuran dilanjutkan di halaman Balai Kota Among Tani. Di mana sebuah panggung besar berdiri megah dengan cahaya gemerlap.

Di panggung ini, seluruh tamu undangan pun ditunjukkan rekaman video perjalan Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso hingga keduanya dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu. Para undangan pun melihat dengan terkesima video tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo mengucapkan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya untuk Eddy Rumpoko, dalam sambutannya. Menurutnya, selama 10 tahun memimpin Kota Batu, ER, panggilan akrab Eddy Rumpoko telah banyak memberikan manfaat untuk Kota Batu.

“Atas nama masyarakat Batu, untuk bapak yang  kami cintai bapak Eddy Rumpoko, kami berterima kasih pada bapak, 10 tahun sudah  sentuhan tangan dinginnya memajukan Kota Batu dengan didukung DPRD dan masyarakat, Kota Batu jadi seperti ini menjadi kebanggaan dan penghormatan setinggi-tingginya untuk bapak, “ ujar Cahyo.

Lebih lanjut Cahyo mengatakan, tidak ada yang terbaik selain doa masyarakat yang ditujukan untuk ER. Cahyo mengatakan, saat ER kembali ke masyarakat nanti, masih banyak sumbang pikirnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.  Sebab selama ini buah pikir ER luar biasa di bidang perdagangan, pertanian dan pariwisata.

“Hari ini semua tanggungjawab ada di pundak Ibu Dewanti dan pak Punjul n. Pemikiran inovatif dan brilian sudah ditunggu masyarakat,” ujarnya.

Cahyo mengatakan, secantik apa pun Dewanti serta segagah apa pun Punjul Santoso, tanpa dukungan seluruh warga masyarakat, apa pun pekerjaan yang dilakukan akan sia-sia.  (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: