Thursday, 7 December 2017

Gatot Nurmantyo Pamitan dengan Prajurit Kostrad di Cilodong

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyambangi Markas Divisi I Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat pada Kamis (7/12/2017) siang ini. Kedatangan Gatot bertujuan untuk pamit kepada para prajurit Kostrad. Lebih dari 4.000 prajurit Kostrad yang didampingi Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menyambut kedatangan Gatot. Mereka menyambut Gatot dengan yel-yel dan mars Kostrad.

"Prajurit dharma putra Kostrad pengemban ampera sejati, setiap musim dan di medan apapun siap tempur maju pantang mundur," senandung lirik Mars Kostrad yang dinyanyikan oleh para prajurit di Lapangan Divisi I Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/12/2017).

Jenderal Gatot ikut bernyanyi dan bertepuk tangan sambil berjalan menuju podium pidato. Dalam pidatonya, Gatot menyampaikan TNI akan memiliki Panglima baru, yaitu Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

"Saya datang ke sini hanya menyampaikan bahwa sama-sama kita ketahui, sesuai dengan konstitusi, sejak tanggal 4 Desember 2017 kemarin Presiden telah mengirim surat kepada DPR untuk meminta persetujuan penggantian saya sebagai Panglima TNI, sekaligus persetujuan menunjuk Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru," kata Gatot.


Gatot yang memang berlatar belakang prajurit Kostrad mengungkapkan kecintaannya pada Kostrad. Dia mengaku sengaja memilih pertama kali berpamitan dengan Kostrad.

"Dengan begitu berarti dalam beberapa hari ke depan tugas saya sebagai Panglima TNI akan berakhir. Saya datang ke sini pertama kali, saya harus berpamitan, pertama kali saya datang ke sini. Kenapa saya datang ksini? Sungguh saya bangga dan terhormat diberi kesempatan memimpin prajurit-prajurit hebat seperti kalian, Prajurit Cakra," ujar Gatot.

Gatot dengan suara lantang dan bergetar mengatakan akan selalu menyimpan kenangan bersama prajurit Kostrad.

"Izinkan saya menyimpan kenangan yang tak terlupakan bersama kalian, Prajurit Cakra, di hati sanubari saya, di setiap tarikan nafas dan detak jantung saya. Itu semua akan tetap hidup dan menjadi api untuk jiwa dan raga saya. Untuk berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas habya untuk NKRI yang sangat kita cintai sampai kapanpun juga," tutur Gatot.


Di sela pengarahan, Gatot memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa dan menyerahkan hadiah dari Asabri untuk prajurit Kostrad yang terlibat misi kemanusiaan pembebasan sandera di Mimika, Papua beberapa waktu lalu. Ada sebanyak 20 prajurit menerima pengharagaan itu.

"Beberapa saat yang lalu di tengah gempitan perebutan kedudukan dan kekuasaan, beberapa perwira muda Cakra memberikan contoh dan teladan nyata penghormatan kepada nilai-nilai keperwiraan. Bahwa hasil dengan gemilang adalah tugas seorang perwira," tutur Gatot.

"Adalah bagian juga dari tanggungjawab perwira. Bagian dari kewajiban perwira yang tidak perlu diberi penghargaan. Luar biasa. Ini suatu contoh yang sangat luar biasa dari prajurit muda cakra. Tidak ada yang lebih membuat saya bangga dan terhormat kecuali sikap dan pilihan kalian memilih itu," sambung dia.

Usai memberikan pengarahan, Gatot menghampiri barisan prajurit dan duduk beralaskan aspal di bagian depan tengah untuk berfoto. Dia juga menyempatkan diri untuk menyantap hidangan nasi bungkus bersama prajurit Kostrad. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: