Wednesday, 6 December 2017

Pangkostrad Resmikan Batalyon Mandala Yudha, Letkol M. Asmi Jadi Danyon Pertama

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi meresmikan  Batalyon Mandala Yudha, sekaligus melantik Letkol Inf M. Asmi sebagai Komandan Batalyon (Danyon) Mandala Yudha yang pertama. Acara peremsian dan pelantikan Danyon Mandala Yudha ini berlangsung di serambi kehormatan, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).

Dalam sambutannya Pangkostrad menjelaskan bahwa guna mengantisipasi tuntutan profesional dalam setiap penugasan di masa depan, maka dibentuklah organisasi dan tugas satuan Batalyon Mandala Yudha yang merupakan satuan tempur dengan penggabungan berbagai unsur kecabangan di dalamnya.

"Kecepatan manuver dan perlindungan lapis baja adalah keunggulan yang dimiliki Batalyon Mandala Yudha, sehingga diharapkan dalam penyelesaian tugas pokok dapat dilaksanakan secara efektif dan optimal," ujar Letjen Edy Rahmayadi.

Perlu diketahui bahwa Batalyon Mandala Yudha (yang sebelumnya akan dinamakan Batalyon Cakra Kostrad) dalam proses pembentukannya diproyeksikan sebagai embrio dari Brigade Tim Pertempuran Berat (Batalyon Komposit), dengan komposisi terdiri dari satuan tempur Infanteri, satuan bantuan tempur Artileri Medan (Armed), Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) dan satuan Helikopter tempur Penerbad, serta didukung oleh satuan Zeni, Peralatan dan Perhubungan dalam penyiapan operasional batalyon tersebut.

Keberadaannya akan merealisasi konsep “Modular Brigade” yang diharapkan kedepan menjadi satuan setingkat Brigade yang lengkap, kuat, dan efektif serta memiliki Efek Penggentar (Deterrence Effect) terhadap ancaman kekuatan lawan.

“Keberadaan Batalyon Mandala Yudha ini merupakan jawaban dari pembentukan satuan siap gerak TNI, dalam menghadapi penugasan yang bersifat urgen dan dapat dikerahkan dalam waktu singkat meliputi proyeksi tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), baik dalam skala nasional maupun internasional,” ungkap alumni Akmil tahun 1985 ini.

Markas Batalyon Mandala Yudha Kostrad dilengkapi dengan perumahan dinas personel dan keluarganya, perkantoran, Markas Komando Batalyon, gudang Alutsista serta lahan latihan tempur dan manuver. Semua berada dalam satu kompleks dan tentunya sangat memungkinkan terakomodasinya pelaksanaan tugas pokok satuan, Markas tersebut berdiri di atas lahan 700 hektar, di Ciuyah, Lebak, Prov. Banten.

Letkol Inf. M. Asmi sebagai Komandan pertama Batalyon Mandala Yudha ini adalah lulusan Akademi Militer tahun 1997. Dalam karirnya banyak dihabiskan di Yonif Linud 328/Dirgahayu (sekarang Yonif Para Raider 328) Kostrad, Pria yang pernah menempuh Sesko AD di Cina ini pernah menjabat sebagai Komandan Yonif Linud 328/Dirgahayu, Dandim 0503/Jakarta Barat, Kodam Jaya dan terakhir sebagai Kepala Staf Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya.

Untuk pengalaman tugas keluar negeri, suami dr. Rina ini pernah memimpin Pasukan Garuda XXIII-H/Unifil ke Lebanon pada tahun 2013-2014 lalu. Bagi  M. Asmi, pelantikan ini merupakan promosi dalam karir militernya, karena merujuk pernyataan KSAD, Jenderal TNI. Mulyono beberapa waktu lalu saat mengunjugi pembangunan Mako Batalyon ini dirinya mengatakan bahwa Batalyon Mandala Yudha yang bersifat komposit ini akan dipimpin oleh perwira menengah berpangkat Kolonel.

Turut hadir dalam peresmian Batalyon Mandala Yudha tersebut, Kaskostrad, Panglima Divisi Infanteri 1 dan 2 Kostrad, Ir Kostrad, Koorsahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak Kostrad serta para Komandan Satuan Jajaran Kostrad. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: