Thursday, 11 January 2018

Untuk Maju di Pilgub Jatim, La Nyalla Mengaku Diminta Keluarkan Rp40 Miliar

Keputusan Partai Gerindra yang mendukung pasangan Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno menyisakan luka bagi La Nyalla Mattalitti yang sempat diberi harapan untuk bertarung di Pilgub Jawa Timur (Jatim). Pasalnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim itu gagal memenuhi mahar senilai Rp170 miliar.

Uang sebesar Rp170 miliar diminta langsung oleh Ketua DPD Gerindra Jatim Supriyanto kepada salah seorang pengusaha muslim TB Danil Hidayat yang kebetulan orang dekat sekaligus tim pemenangan La Nyalla di Pilgub Jatim.

"Karena sudah lama tidak direkom-rekom, saudara Danil menelepon (Supriyanto) dan sempat ketemu, dia bilang siapkan Rp170 miliar akan diserahkan ke Bapak Prabowo langsung, nanti persoalan PAN sudah beres," kata La Nyalla di Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Tidak hanya itu, pada Sabtu 9 Desember 2017 saat deklarasi pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat - Ahmad Syaikhu sebagai calon Gubernur Jawa Barat, La Nyalla sempat bertemu langsung dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan diminta menyiapkan uang senilai Rp40 miliar sampai batas waktu 20 Desember.

"Bapak Prabowo mengatakan, siap uang enggak? Saya bilang saya siap, kemudian dia tanya lagi, bisa kapan uang siapkan kapan? Saya bilang nanti saja setelah rekom selesai, saya ada pengusaha-pengusaha muslim. Saya sampaikan juga bahwa saya sudah keluar uang Rp5,9 miliar ke Supriyanto," lanjutnya.

Setidaknya, untuk memuluskan rekomendasi itu La Nyalla mengaku telah mengeluarkan mahar senilai Rp5,9 miliar yang diserahkan langsung Supriyanto, kemudian bentuk cek senilai Rp70 miliar yang dapat dicairkan apabila surat rekomendasi Gerindra sudah terbit.

"Saya sudah kasih keluar uang Rp5,9 miliar, saya juga sudah buka cek Rp70 miliar sudah dibawa oleh ajudan saudara Danil sudah diserahkan kepada Hambalang, Hambalang itu siapa saya enggak tahu, pokoknya saya merasa sudah mengeluarkan," terangnya.

Karena mencium bau penipuan, tim La Nyalla ternyata sudah menyiapkan antisipasi dengan mendokumentasikan semua transaksi sekaligus merekam pembicaraannya dengan Supriyanto saat meminta uang. La Nyalla berjanji akan membongkar bukti-bukti tersebut dalam waktu dekat dan akan membawanya ke ranah hukum.

"Belum apa-apa kita sudah dimintai uang, ya enggak mau lah saya. Saya akan tuntut secara hukum," pungkas La Nyalla. (Aris Setiawan)

BAGIKAN

0 comments: