Dalam Kirab Kebangsaan Ribuan Warga Medan Komitmen Tolak Radikalisme - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Sunday, 21 January 2018

Dalam Kirab Kebangsaan Ribuan Warga Medan Komitmen Tolak Radikalisme

Ribuan warga Kota Medan mengikuti kirab kebangsaan dengan mengangkat tema `Mem-Pancasila-kan Kota Medan", Minggu (21/1/2018), untuk memperkuat nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat dan menyosialisasikan komitmen untuk menolak berbagai bentuk tindakan radikal dalam kehidupan berbangsa.

Kirab kebangsaan ini mendapat sambutan hangat dan meriah dari warga Medan. Terbukti, banyak komunitas bergabung dalam kegiatan ini. Di antaranya Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Al-Washliyah, Komunitas Agama Budha Tri Dharma, Komunitas Tionghoa Parisadha, Komunitas Ormas Islam Medan, Hikhambudi, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Gema Budi, Jemaat Santo Yeseph, Pemuda Panca Marga, dan lain-lain.

Acara ini juga dimeriahkan oleh Drumband SMA Perguruan Wahidin, Pramuka, Komunitas Sepeda Ontel, Barongsai Binjai, Reog Desa Kolam Percut Sei Tuan, Barongsai Akiong, Pencak Silat THS, Marawis, Becak Hias dan lain-lain.

Hadir dalam acara ini Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Wakil Walikota Akhyar Nasution, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, anggota DPR Sofyan Tan, anggota DPR Niko Siahaan, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung.

Kirab kebangsaan dengan jarak tempuh 4 Km ini dimulai dari Lapangan Merdeka Medan, melintasi Jalan Putri Hijau, Guru Patimpus, Gatot Subroto, Kapten Maulana Lubis, Raden Saleh, dan kembali ke Lapangan Mereka dengan jarak sekitar empat km.

Ketua DPP Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, mengaku bangga dengan banyaknya peserta Kirab Kebangsaan yang diperkirakan mencapai 20 ribu orang tersebut. Pihaknya telah menggelar kegiatan serupa di Tangerang, Bogor, Karawang, Majalengka, Semarang, Bandung, dan Subang. "Kita menolak diam, kita menolak takut, kita harus mempertahankan Pancasila hingga titik daerah penghabisan," katanya.

"Ini kegiatan untuk semua yang dimaksudkan untuk memperkuat nilai kebangsaan dan kepancasilaan kita, bahwa NKRI itu harga mati," kata Maruarar Sirait seperti dikutip Antaranews.com.

Dalam kesempatan tersebut, puluhan ribu warga kota Medan dan sekitarnya juga sepakat dan tegas menolak radikalisme dan terorisme. Sikap tegas warga ini terlihat ketika Maruarar menyampaikan sambutannya dan meminta warga untuk melambaikan tangan sebagai simbol ketegasan melawan radikalisme.

"Mari kita tolak radikalisme. Kita tolak terorisme," ajak Maruarar, di hadapan 25 ribu warga peserta Kirab Kebangsaan.

Maruarar juga mengatakan bahwa semua elemen bangsa atau semua warga negara harus mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara yang hidup. Ia pun menegaskan bahwa Pancasila harus disosialiasasikan kepada kader-kader bangsa, para pemuda dan pemudi yang merupakan para pemimpin masa mendatang.

"Dengan kirab kebangsaan ini, kita mau mem-Pancasila-kan Indonesia," tegas Maruarar. (Wawan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com