Mobil Djoko Susilo Oleh KPK Di Hibahkan Untuk Rupbasan Jakarta Utara - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 30 January 2018

Mobil Djoko Susilo Oleh KPK Di Hibahkan Untuk Rupbasan Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan mobil rampasan milik bekas Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusi. Aset berupa mobil Toyota Avanza tahun 2011 senilai Rp 59,281 juta itu bakal dimanfaatkan untuk keperluan operasional rumah penyimpanan barang rampasan (Rupbasan) Jakarta Utara.

Selain kendaraan milik terpidana korupsi simulator SIM itu, KPK juga menyerahkan satu unit Toyota Hilux tahun 2012 senilai Rp 149,450 juta milik mantan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Syahrul Raja Sempurnajaya.

Pelaksana Tugas Koordinator Unit Kerja Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) Komisi Pemberantasan Korupsi Irene Putri mengatakan lembaga antirasuah berhak menyerahkan barang rampasan untuk langsung dimanfaatkan negara tanpa proses lelang.

"Ada permenkeu. Ini bagian dari pemulihan aset yang tidak melulu soal lelang. Bisa dimanfaatkan atau dihibahkan," kata Irene di Gedung KPK, Selasa, (30/1/2018). 

Menurut dia, barang rampasan negara lebih efektif jika dimanfaatkan sendiri. Meski begitu, Irene mengatakan tidak semua aset rampasan bisa dihibahkan. Harus melalui proses telaah yang dilakukan oleh tim pemeriksa.

Selain itu menurutnya, juga harus mendapat persetujuan Kementerian Keuangan. Misal, aset berupa mobil mewah tidak bisa dimanfaatkan untuk negara. "Mobil dinas ada kriteria sendiri dari Kementerian Keuangan," katanya.

Irene menyebut hingga kini sudah ada beberapa mobil rampasan yang disetujui Kementerian Keuangan untuk dihibahkan kepada beberapa lembaga. Labuksi mencatat ada 3 mobil yang disetujui untuk diberikan kepada Kejaksaan, 3-4 mobil untuk rumah tahanan, dan 2 mobil untuk polres.

Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara Wahidin menyambut langkah KPK yang memprioritaskan pemanfaatan aset demi kepentingan Rupbasan. Menurut dia, hibah dua mobil ini bisa memperkuat inventaris Rupbasan Jakarta Utara. "Kami ingin memaksimalkan mobilitas kepala Rupbasan yang selama ini kalau diundang rapat ke mana-mana pakai Grab," ujar dia.

Wahidin berharap lembaganya akan mendapat aset hibahan lagi untuk dimanfaatkan oleh rupbasan daerah lain. Sebab, kata dia, banyak rupbasan di daerah yang belum memiliki inventaris. Sementara untuk dua tahun ke depan pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan pengadaan. (M. Tariez)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com