Desain Bandara Kertajati di Apresiasi Menko Maritim - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 24 May 2018

Desain Bandara Kertajati di Apresiasi Menko Maritim

Majalengka / ZonaSatu -   Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengagumi desain Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. Hal tersebut dikatakan Luhut saat mendampingi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam pendaratan perdana di bandara ini di Majalengka, Kamis (24/5/2018).

"Saya terus terang lihat `airport` ini bangga, karena ini suatu `airport` yang desainnya dibuat oleh orang Indonesia," katanya dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Alumni Akabri tahun 1971 ini juga mengapresiasi pekerjaan pembangunan bandara yang menurutnya terbilang cukup rapih.

"Pekerjaannya cukup rapi. Ini di Indonesia, ini mungkin merupakan yang salah satu terapi. Dan yang paling penting, akan membuat pertumbuhan ekonomi makin baik di kawasan ini. Akan ada Aerocity, kemarin saya lihat di India cuma 1.500 hektar, di sini 3.200 hektar, jadi akan bagus," kata mantan Komandan Kodiklat TNI-AD ini.

Mantan Menko Polhukam itu mengajukan beberapa alasan mengapa bandara ini akan lebih bagus, salah satunya adalah dukungan Bandung Tol Road yang sedang dalam proses pembebasan tanah. "Tahun depan diharapkan sudah selesai," kata mantan Danrem 081/Dhirotsaha Jaya madiun ini.

Alasan kedua, warga Cirebon terakomodosasi oleh bandara baru sehingga tak perlu ke Jakarta terlebih dahulu. Alasan terakhir, dukungan Pelabuhan Patimban yang akan menjadi pusat ekspor impor kendaraan roda empat.

"Nanti juga akan ada kawasan industri Bekasi, Karawang, Purwakarta yang jaraknya kira-kira 100 km lewat tol," kata pria yang dalam karir militernya dibesarkan di pasukan 'Baret Merah' Kopassus ini.

Luhut mengharapkan Bandara Kertajati bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dalam lima tahun ke depan hingga di atas 8 persen.

"Wilayah ini kaya sekali, hanya belum terintegrasi, nah sekarang kita bikin `integrated` sehingga `cost` akan turun di sini, industri pariwisata bisa dihidupkan, orang datang akan ke mana lihat di Cirebon ada udang dan rotan di sana, ada Patimban begitu bagus dan seterusnya," tutup mantan Komandan pertama Detasemen  81/Anti Teror Kopassus ini.

Reporter : Mella Permata Sai
Sumber : Biro Informasi dan Hukum Kemenko Maritim

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com