Indonesia Bertekad Dorong India Melakukan Kerjasama Kemaritiman - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Saturday, 19 May 2018

Indonesia Bertekad Dorong India Melakukan Kerjasama Kemaritiman

New Delhe / ZonaSatu - Indonesia dan India berencana untuk memperkuat kerjasama bilateral khususnya di bidang Kemaritiman. Ppemerintah India mengutarakan minatnya berinvestasi di ujung barat Indonesia. Hal tersebut terungkap saat Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim) jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan mengadakan kunjungan kenegaraan di India pada 17-18 Mei 2018.

“Keinginan India untuk investasi di Sabang ada rumah sakit, ada juga sea port di sana karena dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nicobar,” terang Menko Luhut sembari menjelaskan bahwa kerja sama dua negara akan berdampak pada stabilitas keamanan di wilayah Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

“Dengan adanya peranan India di Indonesia, dengan kerja sama yang bagus itu juga, sangat membuat keseimbangan di Indian Ocean dan Pasific Ocean. Saya pikir penting perimbangan kekuatan dibangun di sini sehingga tidak ada satu (negara) super power bisa membuat instabilitas ,” lanjut Menko Luhut yang menolak untuk menggantungkan stabilitas keamanan pada suatu negara tertentu saja.

Pemikiran tersebut disampaikan alumni Akmil tahun 1971 ini di tiga pertemuan bilateral pada hari pertama kunjungannya di New Delhi, belum lama ini. Pertemuan pertama adalah dengan Minister of State of Civil Aviation Jayant Sinha. Pertemuan kedua dengan Minister of Commerce & Industry and Civil Aviation Suresh Prabhu. Dan pertemuan ketiga adalah dengan Nitin Jairam Gadkari yang merangkap sebagai Minister of Road Transport and Highways, Minister of Shipping, serta Minister of Water Resources, Rural Development and Gangga Rejuvenation.

Dalam rangkaian pembicaraan bilateral tersebut muncul peluang-peluang lain untuk dapat dikerjasamakan antar dua negara. Di antaranya terkait industri pesawat terbang, drones, kelapa sawit, produksi obat generic, pelatihan untuk mengembangkan SDM kemaritiman, pengolahan limbah palstik menjadi energi, pembersihan sungai, dan teknologi biodiesel.

Secara khusus di sektor pariwisata, dibicarakan juga mengenai pembukaan rute penerbangan langsung dari Delhi atau Mumbai ke Jakarta, Bali, Medan, atau kota lain di Indonesia. Peluang ini tidak dapat dikesampingkan mengingat tingginya jumlah kunjungan wisman dari India ke Indonesia yang sejumlah 485.000 orang pada tahun lalu.

“Total turis dari India ke Indonesia meningkat 28% pada 2017,” papar mantan Komandan Kodikklat TNI-AD ini menjelaskan mengenai besarnya prospek sektor pariwisata.

Secara keseluruhan, pria yang dalam karir militernya dibesarkan di pasukan Baret Merah, Kopassus TNI-AD ini melihat keunggulan teknologi India karena terjangkau, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

“Mereka membuat produk-produk mereka yang affordable, suitable tapi functional. Itu saya kira penting buat negara berkembang seperti kita. Jadi tidak melihat yang barang mewah yang kami tidak butuhkan,” ungkap komandan pertama Detasemen 81/Penanggulangan Teror Kopassus ini mengakhiri.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, Kemenko bidang Kemaritiman akan mengirimkan tim teknis kembali ke India minggu depan. Peluang kerja sama yang telah menjadi lebih konkrit akan dibahas ditingkat yang lebih tinggi di level kepala pemerintahan, saat rencana kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia pada 30 Mei 2018 mendatang.

Reporter : Noor Irawan
Sumber : Biro Informasi dan Hukum Kemenko Maritim

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 


loading...