Marak Aksi Teror, Menko PMK Gelar Rakor Pengamanan Asian Games 2018 - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 17 May 2018

Marak Aksi Teror, Menko PMK Gelar Rakor Pengamanan Asian Games 2018

Jakarta / ZonaSatu - Pelaksanaan gelaran pesta olahraga Asian Games  tinggal  92 hari lagi. Seiring dengan semaraknya  aksi terorisme yang terjadi di sejumlah wilyah Indonesia pada akhir-akhir ini, masalah keamanan menjadi fokus utama dalam gelaran tersebut. 

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memimpin Rapat koordinasi Persiapan Pengamanan Asian Games VXIII tahun 2018 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, (17/05/2018).

Tampak hadir dalam rakor kali ini antara lain Kepala BNPT, Menteri Perhubungan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, CDM AGXVIII, INASGOC, Ketua INAPGOC, Perwakilan Polri, Pewakilan TNI, Kemenpora, Wakil Gubenur DKI dan undangan lainnya.

Pada kesempatan ini Menko PMK menegaskan perlunya sinergi dari semua pemangku kepentingan untuk mensukseskan pelaksanaan Asian Games terutama dari segi faktor pengamanan. Pada pelaksanaan  Asian Games kali  ini diharapkan mampu mencapai sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi rakyat, serta sukses dalam pengamanannya.

"Sudah dilakukan koordinasi antara TNI, Polri, BNPT, BSSN, dan seluruh kementerian/lembaga untuk tetap bisa optimis mensukseskan pelaksanaan Asian Games 2018. Untuk itu saya meminta ada sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengamanan pelaksanaannya," ujar Menko PMK, Puan Maharani dalam jumpa persnya usai rapat.

Masalah keamanan, terang Menko PMK, Saat ini memang menjadi sorotan dan harus menjadi perhatian serius di saat kondisi dalam negeri kini sedikit terganggu. Untuk itu,  keamanan menjadi fokus pemerintah agar penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia yang digelar di Jakarta dan Palembang tersebut terlaksana tanpa gangguan. 

Menko PMK juga menyampaikan  ada 6 objek pengamanan yang terdiri atas VVIP, Kontingen, Venue, non Venue, transportasi dan cyber security. Sistem pengamanan yang diterapkan mulai sejak bandara dengan petugas pengamanan terdiri dari Polri dan TNI. Terkait dengan libur anak sekolah, Menko PMK menyampaikan bahwa saat ini masih dikoordinasikan antara Menteri Pendidikan dan  pemerintah DKI Jakarta.

Sementara itu Wakil Ketua INASGOC, Sjafrie Sjamsoeddin yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya bersama Polri dan TNI sudah menyiapkan sejumlah skenario pengamanan super ketat alias zero tolerance

"Sasaran yang kami jadikan target untuk pengamanan adalah, pertama merupakan event itu sendiri yang menggunakan standar intenasional. Yang kedua kita menerapkan prosedur ketat yang zero tolerance dan berstandar Internasional," ujar Sjafrie usai rapat.

Senada dengan Puan, mantan Pangdam Jaya ini mengatakan bahwa pengamanan ini akan kami terapkan di venue, akomodasi, dan tempat-tempat non venue. "Juga ada keamanan di transportasi dan traffic, keamanan IT, keamanan yg berkaitan dengan kegiatan-kegiatan seperti torch relay, yang mana ini menjadi bagian dari pada manajemen operasional dari Polri yang dibantu TNI dan BNPT," kata mantan Kapuspen TNI ini menanbahkan.

Asian Games 2018 akan digelar di Indonesia pada 18 Agustus hingga 2 September. DKI Jakarta dan Palembang dipilih menjadi tempat penyelenggaraan event olahraga empat tahunan itu. Sebanyak 45 negara di benua Asia berpartisipasi pada Asian Games 2018. Pada acara olahraga terbesar di Asia itu, akan ada 40 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Reporter : Himawan Aji

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com