Menhan Berikan Arahan ke Prajurit di Satjar Kostrad - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 22 May 2018

Menhan Berikan Arahan ke Prajurit di Satjar Kostrad

Jakarta / ZonaSatu -  Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, memberikan pengarahanya kepada para komandan dan kepala satuan di jajaran Komando Cadangan Strategis Angktana Darat (Kostrad) di Gor Kartika Divif I kostrad Cilodong, Depok, pada Selasa (22/5/2018) pagi ini. Ryamizard tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Ryamizard tampak mengenakan pakaian TNI AD. Ia juga disambut oleh Pangkostrad, Letjen TNI Agus Kriswanto.

Menhan mengatakan, Ia merasa sangat dekat dengan para prajurit Kostrad sehingga dirinya tidak merasa asing saat memberikan arahanya. "Saya ke sini serasa kembali ke rumah sendiri. Saya bangga dengan prajurit Kostrad," paparnya dalam pembukaan saat memberikan pengarahan.

Ryamizard menceritakan pengalaman karir militernya yang banyak dihabiskan di Kostrad. Dirinya menjelaskan, bahwa dalam karir militenrya banyak dihabiskan di lingkungan Kostrad sejak masih berpangkat kapten sampai Letjen saat menjabat sebagai Pangkostrad.

"Kecintaan saya, kebanggaan saya kepada negara. Memang kalau kita lihat riwayat saya, saya lama di Kostrad mulai dari Mayor ke Kolonel jadi itu yang buat saya dekat dengan prajurit jadi nggak asing lagi," kata alumni Akabri tahun 1974 ini.

Dalam kesempatan tersebut Ryamizard mengatakan, hubungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan TNI harus terus bagus. Karena menurutnya, Kemhan adalah yang menyusun dan membuat strategi pertahanan di TNI.

"Dalam merumuskan strategi pertahanan negara, Kemhan selalu mengacu pada kondisi aktual potensi ancaman negara masa kini dan masa yang akan datang," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya dan Pangdam Jaya ini menjelaskan, Menhan selaku pembantu presiden dalam bidang pertahanan memiliki otoritas tertinggi dalam mendesain dan menentukan kebijakan strategis pertahanan. Termasuk, ujarnya, dalam melaksanakan kontrol demokratis terhadap kekuatan militer. 

"Dalam hal ini, kedudukan TNI adalah sebagai alat atau instrumen pertahanan negara untuk guna mewujudkan objektif arsitektur pertahanan negara tersebut, sementara itu fungsi Polri adalah sebagai instrumen keamanan dan ketertiban negara dan masyarakat," ujar mantan Pangdif 2/Kostrad ini.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto mengucapkan terimakasih kepada Menhan karena menyempatkan waktunya untuk memberi arahan kepada para prajurit Kostrad. Ia juga mengatakan, arahan dari Menhan hari ini tidak hanya didengar oleh prajurit Kostrad saja tetapi seluruh prajurit TNI di Indonesia.

"Sesungguhnya merupakan suatu bahagia untuk kita semua bapak menteri beliau berkenan bersilahturahmi ke Kostrad. Kami ucapkan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan Pak Menhan untuk memberikan pengarahannya. Pengarahan Menteri Pertahanan sangat penting," kata Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto.

Hingga saat, ini acara pengarahan masih berlangsung. Sebelumnya Menhan juga sudah memberikan pengarahan ke prajurit Korps Marinir di Markas Korps Marinir, Cilandak, kemudian ke Markas Paskhas TNI AU, dan Kopassus di Mako Kopassus Cijantung.

Reporter : Noor Irawan
Sumber :

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com