Panitia Asian Games 2018 Dapat Tambahan 22 Sponsor - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Friday, 6 July 2018

Panitia Asian Games 2018 Dapat Tambahan 22 Sponsor

Jakarta/ZonaSatu - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) melakukan penandatanganan sponsor setelah menerima tambahan sebanyak 22 sponsor baik dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta lainnya. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden pada Jumat (6/7/208) pagi. 

Tampak hadir untuk menyaksikan penandatangan tersebut yaitu Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno dan Ketua INASGOC, Erick Thohir.  

Selain itu tampak hadir pula perwakilan Sponsor antara lain dari PT. Wijaya Karta, PT Marlina Berto, PT Asuransi Jiwa Inhealth, PT. Asuransi Kredit Indonesia, PT. Perusahaan Gas Negara, Tanoto Foundation, NEC Coorporation, Mastercard serta beberapa perwakilan sponsor lainnya. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan penyelenggaraan Asian Games 2018 tidak dapat dibebankan pada APBN Pemerintah saja, melainkan perlu banyak sponsor baik dari BUMN maupun pihak swasta.

"Penyelenggaraan Asian Games dibutuhkan begitu banyak sponsor, begitu banyak dana. Pemerintah bertugas dalam hal penyelenggaraan, infrastruktur hampir semua dilaksanakan oleh Pemerintah. Itu tentu membutuhkan dukungan kita semua," kata Jusuf Kalla di hadapan perwakilan pemberi sponsor.

Oleh karena itu, Wapres Kalla meminta semua pihak untuk turut serta berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kompetisi olahraga internasional tingkat Asia, yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang mulai Agustus mendatang.

Bentuk dukungan yang diberikan oleh pihak BUMN dan swasta tersebut, lanjut Wapres Kalla, tentu akan mendapat timbal balik yang besar pula; mengingat Asian Games akan disaksikan oleh miliaran penonton baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Tentu dukungan itu bukan free, karena nanti juga perusahaan sponsor itu menjadi terkenal dan dilihat oleh 4 miliar orang di Asian Games ini. Sehingga apa yang anda sumbangkan itu bukan hanya dipakai INASGOC, tapi akan mendapat dukungan dari penonton seluruh dunia, khususnya Asia," katanya.

Wapres Kalla menjelaskan sistem penyediaan dana bantuan lewat sponsor, dalam sebuah kompetisi olahraga, dimulai sejak penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas di Los Angeles pada tahun 1984.

"Dulu, Olimpiade itu semuanya ditanggung Pemerintah, kemudian Pemerintah sering merugi. Tapi dalam hal ini (Asian Games), Pemerintah digabung dengan sponsor akan memperkecil beban Pemerintah, karena tidak mungkin penyelenggaraan itu semuanya oleh Pemerintah," ujarnya.
Sementara itu  Menko PMK, Puan Maharani, mengatakan bahwa event Asian Games tinggal 42 hari lagi dan ini merupakan ajang prestasi penyelenggaraan yang sudah menjadi komitmen bersama dari hampir empat tahun yang lalu.  

“Jelang Asian Games ini tinggal 42 hari lagi, kita harus sudah siap dan juga berkoordinasi kepada stakeholders bahwa event Asian Games ini merupakan ajang prestasi penyelenggaraan yang sudah disepakati dari hampir empat tahun yang lalu dan juga kita sudah berkomitmen,” ujar  Puan.

Dilanjutnya, mengenai pembengkakan dana karena rupiah melemah terhadap dollar, Menko PMK menjelaskan bahwa hal tersebut sudah diantisipasi sebelumnya, ketika ada pembekaan dana bukan berarti karena tidak disiapkan akan tetapi sudah dilakukan efisiensi sebesar 2,7 T  tetapi insyaallah tidak akan terjadi sampai terselesaikannya event Asian Games ini. 

Ketua Inasgoc, Erick Thohir, menhelaskan bahwa kerjasama semua pihak yang terlibat seperti Presiden RI, Wapres, Menko PMK, Menteri BUMN, Panitia dan Stakeholders, sudah sangat membantu. dari hampir empat tahun yang lalu. 

"Sejak persiapan yang sudah kita lakukan selama ini, kita sudah mendapatkan 43 mitra sponsor, ada yang berupa cash dan tentu ada yang berupa value in kind atau VIK (nontunai). Lalu, dari 22 sponsor yang hadir di sini ada official sponsor," kata Erick 

Bentuk kerja sama sponsor VIK tersebut antara lain berupa penyediaan jaringan WiFi, tiket bus Transjakarta dan asuransi, yang nilainya mencapai Rp869 miliar. Dengan adanya tambahan sponsor baru dari 22 mitra tersebut, Erick menyebutkan perolehan dana tunai dari seluruh sponsor Asian Games bertambah menjadi Rp780 miliar.

"Kalau kita lihat target awal kita itu Rp300 miliar, pada saat awal kami menganggarkan; hari ini kami mendapatkan dana tunai Rp780 miliar. Tentu ini hasil kerja keras Anda sekalian, dari pihak swasta dan BUMN yang hadir hari ini," ujarnya.

Reporter : Totok C
Sumber :

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com