Para Intelektual Minta SBY Agar Calonkan Rizal Ramli Jadi Cawapres Prabowo - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Sunday, 29 July 2018

Para Intelektual Minta SBY Agar Calonkan Rizal Ramli Jadi Cawapres Prabowo

Jakarta/ZonasatuDi tengah memburuknya ekonomi saat ini, mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disarankan untuk mengusung Rizal Ramli  untuk berduet dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto  menuju Pilpres 2019. Hal itu lebih rasional, realistis dan obyektif ketimbang Demokrat SBY memajukan putranya, Agus harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres 2019 yang terkesan prematur dan tak dikehendaki para ummat ataupun ulama.

Jika duet Prabowo-RR ini diusung Demokrat SBY-Gerindra-PAN-PKS maka Jokowi bakal memiliki lawan tanding yang seimbang sehingga potensi menang-kalah menjadi terbuka lebar, fifty-fifty. Maraknya seruan ‘’2019 Ganti Presiden’’ memerlukan jawaban yang realistis, rasional dan obyektif dari  SBY-Amien Rais/PAN-Elite PKS dan Gerindra selaku elite strategis agar terjadi perubahan dan pergantian kekuasaan sesuai aspirasi rakyat/ummat.

Gerakan Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) tak mengusulkan nama AHY sebagai bakal calon presiden atau wakil presiden. Kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikhawatirkan para ulama dan ummat Islam bakal gagal jika dipaksakan maju di Pilpres 2019. Ini bisa jadi fakta, menyusul kegagalan AHY saat mencoba peruntungan di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Demikian pandangan  para intelektual yakni pakar politik/ Akademisi Pasca Sarjana Fisip Universitas Padjadjaran Dr Arry Bainus MA,  peneliti CSRC UIN Jakarta Muhamad Nabil MA,  dan akademisi Hermandar Puteh MA dari FE-Unimal Aceh,.

"Masalahnya mau nggak Pak SBY realistis, rasional dan obyektif  dalam menyikapi kondisi kekinian, tatkala ekonomi memburuk dan rakyat butuh  perubahan. Jika Demokrat SBY mengusulkan Rizal Ramli dan Prabowo berduet menghadapi Jokowi, sang petahana yang memiliki sumber daya kekuasaan dan seterusnya, hal itu akan menarik dan sepadan- seimbang untuk menciptakan perubahan,’’ kata Dr Arrry Bainus, lulusan Universitas Hamburg Jerman.

Ketiga analis itu menilai, RR  adalah harapan bagi perubahan, kemajuan ekonomi-politik dan bagi reformasi ekonomi pro-rakyat yang berkeadilan sosial. Mantan Menko Ekuin/Menko Kemaritiman Dr Rizal Ramli hadir dalam acara Ijtima’ Ulama & Tokoh Nasional, di Jakarta  yang dihadiri 600 Ulama dari seluruh Indonesia.

Dengan ‘’Semangat untuk Perubahan’’, RR mengingatkan ekonomi Jokowi sudah lampu kuning setengah merah. Bahkan Bank Indonesia (BI) meramal defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) tahun 2018 akan mencapai USD 25 miliar. Jumlah itu lebih besar dibanding CAD tahun 2017 sebesar USD 17,53 miliar atau 1,73 persen dari PDB.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, CAD yang membengkak tersebut dikarenakan nilai impor lebih besar dari ekspor. Jika kondisi tersebut terus berjalan, dikhawatirkan CAD akan melebihi prediksi BI, dan menurut RR, ekonomi Jokowi bisa kejeblos ke dalam krisis berbahaya.

Dr. Rizal Ramli melihat, sementara ini masih ada yang cerita mimpi-mimpi  palsu bahwa semua baik-baik saja. Kepalsuan ini bisa berakhir jadi ‘hard landing’ bagi ekonomi Indonesia yang akan merugikan kita semua sebagai negara bangsa. Para ulama itu menginginakn perubahan atau pergantian kekuasaan akibat memburuknya ekonomi rakyat yang dilibas Neoliberalisme Sri Mulyani- Jokowi.

Asal tahu saja, Persaudaraan Alumni 212 dan kaum Ulama se-Indonesia mengundang sejumlah pimpinan partai untuk bertemu. Pertemuan digelar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, malam ini, Senin (23/7/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif mengatakan partai-partai yang disebutnya masuk ke dalam Koalisi Keumatan sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pilpres 2019.

Prabowo Subianto menegaskan, “Saya siap untuk menjadi alat menuju perubahan bangsa, tapi jika ada orang lain yang ditentukan untuk menjadi alat untuk perubahan dan bukan saya, maka sayapun siap untuk mendukung."

Prabowo sebut nama  Rizal Ramli (RR) sampai  3 kali dalam sambutannya. Terutama ketika bicara ekonomi, Prabowo mengatakan, “Kemiskinan bertambah tapi masih ada menteri yang mengatakan bahwa kemiskinan berkurang. Inilah yang dimaksud dengan kemiskinan bertruktur seperti yang dikatakan oleh Pak Rizal Ramli.

Dan  sistim ekonomi yang rusak seperti yang saya terangkan ini dan yang ada dalam data buku saya juga diketahui oleh pakar-pakar ekonomi dan tokoh-tokoh nasional yang hadir disini seperti Pak Rizal RAMLI (RR). Sungguh, PERTAMINA bangkrut, PLN bangkrut, GARUDA bangkrut..., MANDIRI terbitkan global bond yang artinya HUTANG.. BUMN ini sudah parah,'' kata Prabowo

Saat ini, Koalisi Kerakyatan (Keummatan) Demokrat SBY-PAN-PKS–Gerindra tinggal mencari kandidat pendamping sang Ketua Umum Partai Gerinda tersebut yakni Rizal Ramli, Anies Baswedan dan. AHY serta mungkin figur lain.

Penulis : M. Tariez
Sumber :  Berbagai Sumber

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 


loading...