ISEI Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Wednesday, 8 August 2018

ISEI Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bandung/ZONASATU - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta seluruh anggota Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) membantu pertumbuhan ekonomi di Tanah Air sesuai dengan perannya masing-masing, baik sebagai ekonom, akademisi, birokrat maupun profesional.

"Dengan empat macam profesi yang sebagian besar dilaksanakan ISEI ini, maka dapat membawa perubahan baik di kebijakan negara, kebijakan swasta dan tentu kemajuan bersama. Kombinasi itu tentu akan membawa ISEI ini punya andil besar bagi perekonomian kita semuanya," kata Wapres Jusuf Kalla saat memberikan pidato kunci dalam Kongres ISEI ke-20 di Bandung, Rabu (8/8/2018) malam.

Wapres mengatakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yang secara keseluruhan mencapai 5,17 persen, masih berada di posisi tengah dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

"Pertumbuhan (ekonomi) di negeri kita ini cukup baik, tetapi berada di tengah-tengah. Di tengah itu tentu juga hal yang menggembirakan, (karena) kita lebih baik dibanding beberapa negara; namun Vietnam, Thailand dan Malaysia lebih tinggi dari kita," kata Wapres.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut, Wapres menambahkan, perlu dilakukan peningkatan produktivitas di berbagai sektor, salah satunya yang paling utama adalah peningkatan produksi bahan pangan.

JK mengatakan Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan produksi di bidang pertanian, seperti beras dan kelapa sawit.

"Petani beras (Indonesia) 5,5 ton per hektare, di negara lain tujuh sampai delapan ton per hektare; artinya ada peluang untuk meningkatkan itu. Kemudian sawit, petani itu hanya dua ton, tetapi sawit perkebunan yang besar itu bisa (memproduksi) lima ton per hektare. Banyak peluang yang bisa kita tingkatkan untuk meningkatkan produktivitas itu," jelasnya.

Selain bidang pertanian, peningkatan produksi juga dapat dilakukan di sektor industri dengan melibatkan perkembangan teknologi dan pekerja yang terlatih dan berstandar internasional.

"Yang paling susah, memajukan negeri ini kalau kemungkinannya tipis, sudah sulit. Tapi karena kita banyak peluang, maka lebih mudah meningkatkannya menjadi lebih tinggi," ujar Wapres.

***
Penulis : Mella Permata Sari
Sumber : -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com