Mayjen TNI (Mar) Suhartono Resmi Pimpin Korps Marinir TNI-AL - ZONASATU.CO.ID

ZONASATU.CO.ID

Saluran Informasi Terkini

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 27 December 2018

Mayjen TNI (Mar) Suhartono Resmi Pimpin Korps Marinir TNI-AL


Jakarta/ZONASATU - Mayjen TNI (Mar) Suhartono yang sebelumnya menjabat Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) resmi menjabat Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (Dankormar TNI-AL).

Jabatan baru itu diembannya setelah melalui prosesi acara serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat sebelumnya Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono yang berlangsung di lapangan apel Brigade Infanteri (Brigif) 1 Marinir, komplek Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (27/12/2018) pagi.

Upacara sertijab ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. Siwi membacakan Surat Keputusan Panglima TNI nomor 1240/XI/2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan di lingkungan TNI. Dalam acara serah terima jabatan itu, Suhartono juga membaca sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas. sesuatu yang baru di lingkungan TNI.

Dalam sumpah jabatannya, Suhartono berkomitmen untuk tidak menerima hadiah atau hadiah dari siapa pun di posnya sebagai Panglima Korps Marinir.

"Saya akan menegakkan sumpah prajurit," kata Suhartono saat membacakan pakta integritas tersebut.

Sementara itu dalam sambutannya Siwi mengatakan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AL merupakan suatu tonggak regenerasi kepemimpinan sebagai wujud kesinambungan organisasi. Jabatan adalah suatu kehormatan sekaligus amanah, oleh karenanya merupakan kewajiban bagi setiap pejabat untuk dapat menjaga kehormatan Korps Marinir dan keseimbangan antara otoritas dan tanggung jawabnya sebagai seorang Komandan.


“Sebagai pemimpin Kotama Pembinaan TNI Angkatan Laut, Komandan Korps Marinir dituntut untuk memiliki kapabilitas, aksesbilitas dan kompetensi untuk membina profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh prajurit dan alutsista Marinir guna menjawab tuntutan dan tantangan tugas Marinir ke depan yang semakin berat dan kompleks,”kata Kasal.

Alumni AAL tahun 1985 ini menekankan bahwa tantangan Korps Marinir di masa depan akan semakin sulit dan kompleks, sehingga membutuhkan Penyesuaian yang memadai dari Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).

Menurutnya, ancaman di masa depan semakin kompleks dan tidak pasti, seperti terorisme, radikalisme, pembajakan, narkoba, dan kerusakan lingkungan.

"Tantangan harus diatasi oleh Angkatan Laut TNI, terutama Korps Marinir yang memiliki kemampuan untuk menanggapi tantangan ini," katanya.

Untuk itu Siwi mengatakan bahwa TNI AL berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan tempur Korps Marinir dengan modernisasi Alutsista.

Melihat karir dan reputasi Suhartono selama ini, mantan Danjen Akademi TNI ini meyakini kalau Suhartono memiliki kemampuan untuk melakukan tugasnya dengan baik dalam memimpin Korps Marinir TNI-AL ini. "Saya yakin saudara akan dapat melaksanakan tugas dengan baik demi kemajuan Korps Marinir," ujar mantan Pangamarbar ini.

“Sehubungan dengan hal tersebut,  atas nama seluruh jajaran TNI Angkatan Laut, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas pengabdian  serta dedikasi kepada Mayor Jenderal TNI (Marinir) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han) yang telah melaksanakan tugas sebagai Komandan Korps Marinir dengan baik. Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada Ibu Alike Bambang Suswantono atas pengabdian, dorongan semangat dan kesetiaan mendampingi suami, serta upaya-upaya bagi kemajuan organisasi Jalasenastri di lingkungan Korps Marinir," kata pria kelahiran Cimahi, 14 Mei 1962 ini

“Saya ucapkan selamat atas jabatan yang baru kepada Mayor Jenderal TNI (Marinir) Suhartono, sebagai Komandan Korps Marinir. Jabatan ini merupakan kepercayaan, amanah dan kehormatan untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja jajaran Korps Marinir ke depan yang semakin kompleks," ujar pria yang juga pernha menjabat sebagai Asrenum Panglima TNI ini mengakhiri.



Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) merupakan Alumni AAL 34 tahun 1988. Sebelum menjabat sebagai Dankormar, Suhartono pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Komandan Pangkalan Utama TNI-AL (Danlantamal) XI/Merauke, Komandan Resimen Taruna (Danmentar) AAL, Asisten Perencanaan Dankormar, Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 2 Marinir, Komandan Detasemen jala Mangkara (Dandenjaka), Danlanal Biak, Komandan Detasemen Kawal Pribadi (Danden Walpri) Grup A Paspampres dan berbagai jabatan lainnya 

Jenderal Marinir Bintang Dua ini lahir di Batang, 15 April 1966 terlibat dalam satgas pembebasan sandera di Somalia KM Sinar Kudus tergabung dalam Satgas Muhibah Duta Samudra Somalia tahun 2011. Pengalaman tugas Mayjen Suhartono lainnya yaitu Satgas Arujaya (Lusitania Expresso) Timor Timur tahun 1992, Satgas Khusus Perbatasan Kalimantan Timur tahun 1995, Satgas Ratsus Timor Timur tahun 1995, Satgas Khusus Aceh tahun 1998, Satgas Rencong Pamungkas III tahun 2000.

Tanda jasa yang dimiliki Marinir berbintang dua ini adalah Bintang Yudha Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalsena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Wira Dharma, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Ksatria Yudha, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Wira Nusa dan Satya Lencana Wira Siaga.

Mayjen TNI (Mar) Suhartono menyelesaikan Pendidikan S-2 Strategi dan Kampanye Militer di Universitas Pertahanan tahun 2015, Dikreg XL Sesko TNI tahun 2013 dan Dik Seskoal Angkatan – 39 tahun 2002. Beberapa Pendidikan dan Kursus di luar negeri yang pernah diikuti Mayjen Suhartono antara lain Dik Counter Terrorism di Korea Selatan tahun 2003, Sus Terrorism Device Threat and Response tahun 1999, Sus Post Incident Intelegence Collection tahun 1996, Sus Navy Seals Guam Amerika Serikat tahun 1997 dan Sus Commando Marines Perancis tahun 1997.

Sementara itu Mayjen TNI (Mar) Bambang Suhartono akan menempati jabatan barunya yaitu Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut (Aspotmar Kasal).



Upacara Sertijab digelar dengan melibatkan 3000 personel Marinir dengan latar belakang berbagai macam jenis material tempur yang dimiliki Korps Marinir antara lain Tank Amfibi BMP-3F, Kendaraan Angkut Pasukan dan Arteleri (Kapa)  61, Landing Vehicle Tank (LVT) -7, Kapa PTS, BTR-50 P (M/K), Roket Multi Laras (RM)  70 Grad, Roket Multi Laras (RM) 70 Vampire,  BVP-2, Meriam  How-105, Kendaraan Angkut Tank Tatra,  Sea Rider, Kendaraan Taktis (Rantis), serta Kendaraan Administrasi (Ranmin dan Kendaraan Khusus (Ransus).

Acara sertijab menampilkan berbagai aksi kemampuan Korps Marinir seperti atraksi terjun payung "free fall", serangan kilat Detasemen Jala Mengkara (Denjaka), defile pasukan dan defile kendaraan tempur Korps Marinir.

***
Penulis : Noor Irawan
Sumber : -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 


loading...