Cara Mudah Mengenali Berita Hoax - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Wednesday, 30 January 2019

Cara Mudah Mengenali Berita Hoax


ZONATEKNO - Mudahnya penyebaran informasi melalui media sosial, pesan chatting, dan mesin pencari membuat netijen yang suka berselancar di dunia maya menjadi ekstra waspada. Karena tidak menutup kemungkinan informasi yang diterima adalah berita yang berisi konten-konten bohong atau yang biasa disebut hoax.

Bentuknya bermacam-macam, mulai dari pesan berantai, tulisan di media sosial sampai dengan tulisan yang menyerupai berita layaknya produk jurnalistik.

Tidak sedikit dari netijen pemula yang dengan mudah terpengaruh berita hoax tersebut lalu ikut menyebarkannya tanpa melakukan kroscek data.

Agar tidak mudah terjebak berita hoax, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Periksa situs dan kualitas artikel
Lihat sumber dari artikel yang diterima: Apakah dari situs berita terpercaya, situs resmi pemerintah, atau hanya bersumber dari blog dan broadcast di grup chat?

Mengenali sumber dari sebuah informasi sangat penting untuk membantu kita mengidentifikasi apakah berita tersebut benar atau hanya hoax.

Kita juga bisa melihat dari kualitas artikelnya: jika artikel terlihat seperti ditulis dengan sembarangan, penuh salah ketik, tidak terstruktur, dan mayoritas berisi opini tanpa dasar, kemungkinan besar isi informasi tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Manfaatkan Google Images
Tak jarang kita mendapati berita yang disebarkan melalui media sosial dan grup chat seperti whatsapp, lengkap dengan foto yang seolah-olah menjadikan berita tersebut benar. Sebelum memercayai isi berita yang kita terima, ada baiknya kita telusuri apa benar foto tersebut menggambarkan situasi seperti yang diberitakan.

Perlu kita waspadai bersama bahwa saat ini banyak foto yang digunakan secara sembarangan, falsely presented, dan jauh dari konteks berita. Untuk melakukan penelusuran tersebut kita dapat menggunakan images.google.com yang disediakan oleh layanan google.

Caranya dengan melakukan drag and drop seperti saat kita mengunggah foto. Setelah itu, kita akan mendapatkan informasi mengenai sumber foto serta konteks yang sebenarnya.

Periksa kebenarannya
Terkadang artikel yang berisi fakta juga mengandung tulisan yang dilebih-lebihkan, sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Misal pada kasus penyebaran informasi tentang penculikan anak yang beberapa waktu lalu sempat viral dan jadi perhatian banyak orang.

Peristiwa penculikannya benar terjadi, akan tetapi dibeberapa bagian beritanya terdapat informasi yang dilebih-lebihkan seperti adanya organ tubuh korban penculikan yang hilang, dll.

Untuk mengecek kebenarannya, kita perlu cari informasi serupa dengan kata kunci yang sama di google. Jika informasi yang disajikan ternyata dimuat oleh sejumlah media kredibel maka bisa jadi berita tersebut benar. Tapi jika sama sekali tidak ada media yang memuatnya dan kalau pun ada tapi minim data pendukung yang menyertainya maka berita tersebut layak diragukan kebenaran informasinya alias tidak valid.

Tiga cara di atas merupakan cara-cara mudah yang bisa membantu kita mengidentifikasi kebenaran suatu berita. Selalu ingat untuk melakukan double check setiap mendapatkan informasi yang tidak jelas sumbernya. Jangan sampai kita ikut menyebarkan berita hoax ke masyarakat luas.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
close