Viral Video TNI Mengamuk di Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar, Inilah Pemicunya! - ZONASATU.CO.ID -->

Breaking

Home Top Ad

Monday, 28 January 2019

Viral Video TNI Mengamuk di Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar, Inilah Pemicunya!

Kapten Leo Sianturi ungkap kekesalannya. Foto : Instagram Infokomando
Pematangsiantar, (ZONASATU) Jagad dunia maya negeri ini sempat dihebohkan dengan video seorang anggota TNI berpangkat Kapten yang mengamuk di RST Pematangsiantar, Sumatera Utara pada Jumat (25/01/2019) lalu.  

Video berdurasi 58 detik ini langsung menyedot perhatian netizen. Tak mau ketinggalan, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melalui akun pribadinya @hotmanparisofficial juga turut me-repost video tersebut sambil menuliskan, “Pak Sianturi ditunggu di Kopi Joni: terminal tangisan pilu”.

Menanggapi kejadian tersebut, Kodam I/Bukit Barisan, melalui Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga menuturkan bahwa Rumah Sakit Tentara (RST) akan melayani seluruh prajurit TNI AD yang berobat secara maksimal.  Terlebih, sekarang ini pihak Rumah Sakit terus berupaya melakukan pembenahan dalam memberikan pelayanan terhadap pasien.

“Pelayanan terbaik akan diberikan kepada perwira hingga tamtama. Semuanya akan mendapat pelayanan yang sama. Jangankan seorang perwira, seluruh prajurit kita layani maksimal,” tegas Roy Hansen, Sabtu (26/1/2019).

Menurut Roy Hansen, sikap emosional Kapten Inf Leo Sianturi dipicu oleh kesalahpahaman Leo dengan pihak Rumah Sakit. Leo yang sedang dirawat di salah satu ruang pasien, tersinggung dengan pertanyaan perawat mengenai siapa yang mendampinginya untuk mengambil makanan dan menjaga selama dirawat.

“Beliau sensitif saat itu. Dengan pertanyaan itu, emosinya langsung terpicu. Jadi ini hanya salah paham saja. Beliau mungkin lagi naik darah tingginya,” kata mantan Waasintel Kodam I/BB ini.

Diketahui, Danramil 10/Balimbingan, Kapten Inf Leo Sianturi dirawat di RST Pematangsiantar sejak, Kamis (24/1/2019), dan didiagnosa menderita penyakit asam urat.

Kapendam juga menyampaikan, Kodam I/BB tidak akan memberi sanksi pada Danramil 10/Balimbingan tersebut, meski video kekecewaannya tersebar luas di media sosial.

“Kami akan mencoba meluruskan peristiwa tersebut,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Dandim 0203/Langkat ini.

Roy juga meminta pada seluruh prajurit yang dirawat di RST Pematangsiantar untuk menyampaikan kritik secara baik-baik jika terdapat pelayanan yang kurang sesuai.

“Jadi bila ke depan ada sesuatu yang kurang sesuai oleh prajurit, bisa dibicarakan baik-baik dengan pihak Rumkit. Jadi hal-hal seperti ini tidak perlu menjadi besar, apalagi dimanfaatkan oleh segelintir orang,” ujarnya seperti dikutip iNews.id. (IS)

***
Sumber : iNews.id

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?