IPW Desak Polri Segera Ungkap Kasus Teror Pembakaran Motor Beruntun di Jawa Tengah - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Saturday, 9 February 2019

IPW Desak Polri Segera Ungkap Kasus Teror Pembakaran Motor Beruntun di Jawa Tengah

Jakarta, ZONASATU - Kasus pembakaran kendaraan bermotor yang terjadi beruntun di Jawa Tengah, membuat Indonesia Police Watch (IPW) angkat bicara.  IPW mendesak pihak Polri segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 9 Februari 2019, mengungkap kasus pembakaran beruntun tersebut, dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pilpres mendatang.

IPW, lanjut Pane, prihatin lantaran meski sudah lebih dari satu minggu kasus tersebut bergulir, Polisi belum juga menemukan titik terang mengenai motif pelaku melakukan pembakaran secara acak.

“Melihat cara kerjanya, aksi pembakaran ini dilakukan oleh orang yang sangat terlatih,” ujarnya.

Aksi pembakaran dan percobaan pembakaran kendaraan di Jawa Tengah telah terjadi 26 kali. 18 kali terjadi di Kota Semarang, 8 kali di Kendal dan 1 kali di wilayah Kabupaten Semarang.  Aksi ini merupakan modus kejahatan batu yang menebar ketakutan pada masyarakat.

“Sayangnya jajaran kepolisian belum bisa bekerja cepat untuk mengungkap kasus ini, sehingga modus dan pelaku maupun jaringannya belum terungkap,” imbuh Pane.

Mantan Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Surat Kabar Jakarta ini mengungkap aksi teror ini tak hanya membuat resah warga Jateng saja, namun keresahan serupa juga menghinggapi warga di wilayah lainnya. Oleh sebab itu, jajaran Polda Jateng bersama Mabes Polri dinilai wajib sesegera mungkin menangkap pelaku yang diyakini lebih dari satu orang.

“Selain itu, Polri harus mencari tahu, apakah aksi teror pembakaran kendaraan yang beruntun ini ada kaitan dengan politik atau tidak,” Pane.

Pane melihat aksi pembakaran motor beruntun ini bukanlah kejahatan biasa. Meski terorganisir, pria kelahiran Medan, 18 Agustus 1964 ini yakin aksi teror ini bukanlah ulah kelompok teroris.

“Artinya ada kelompok lain di belakang para pelaku, yang sepertinya sengaja ingin memancing keresahan, kericuhan dan membuat kekacauan di wilayah Jateng,” kata Pane, Sabtu 9 Februari 2019.

Mantan Reporter Media Surat Kabar Harian ini juga menegaskan, kemungkinan Jawa Tengah adalah wilayah yang paling panas dalam pilpres mendatang. Selain karena Jateng merupakan lumbung suara untuk Petahana, kubu pasangan Capres No 2 pun membangun sejumlah posko pemenangan di Jateng.

"Jadi bukan mustahil ada kelompok tertentu yang memancing di air keruh untuk membenturkan kedua kubu,” beber Pane.

Yang terpenting, imbuh Pane, Polda perlu bekerja cepat agar masyarakat tidak terprovokasi dan pilpres dapat terlaksana dengan damai.

“Polda Jateng jangan takut siapa pun untuk mengungkap kasus ini, semua yang terlibat harus ditangkap dan disapu bersih hingga ke jaringannya. Jika aksi ini dibiarkan, bukan mustahil kelompok ini beraksi ke daerah lain, misalnya ke ibukota Jakarta atau Jawa Barat,” pungkasnya. (Is)


***
Editor : Irawan

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
close