Ini Pesan Ryamizard kepada Prabowo sebagai Menhan yang baru - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Thursday, 24 October 2019

Ini Pesan Ryamizard kepada Prabowo sebagai Menhan yang baru


Jakarta, ZONASATUJenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu telah resmi menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) kepada Letjen TNI (Purn0 Prabowo Subianto Ryamizard pun mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto yang dipercaya untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2024.

“Saya ucapkan selamat kepada Prabowo kawan saya, satu tingkat satu kompi sama-sama terus. Sekarang menggantikan saya alhamdulillah, kira-kira tidak beda jauh,” kata Ryamizard Ryacudu, di sela-sela perpisahan dengan jajaran Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Jabatan yang diemban Ryamizard Ryacudu digantikan Prabowo yang merupakan  teman satu angkatannya di Akademi Militer yang sama-sama alumni Akabri tahun 1974. Prabowo sendiri telah dilantik Presiden RI, Joko Widodo di Istana Merdeka dalam susunan Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/10/2019) kemarin.

Ryamizard pun meminta Prabowo  agar program besar Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang strategis di bidang pertahanan negara dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. "Selamat berkarya kepada Menhan Prabowo Subianto”, ucap Ryamizad.

Ryamizard menjelaskan, pergantian seorang pemimpin dalam suatu organisasi merupakan suatu keniscayaan. Ryamizard mengungkapkan selama kurun waktu lima tahun memimpin Kemhan, dirinya telah mampu menyelesaikan berbagai tugas dan fungsinya. Kemhan telah berhasil melaksanakan berbagai pembangunan di bidang pertahanan serta mencetak SDM Unggul guna mewujudkan Indonesia Maju.

Keberhasilan ini disesuaikan dengan kebijakan pertahanan negara, yaitu pertama, mewujudkan pertahanan negara yang mampu menghadapi ancaman. Ryamizard menyebut, pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) yang telah dicapai hingga 31 Juli 2019 adalah 63,45%.

Beberapa alutsista terbaru yang melengkapi kekuatan TNI pada periode 2015-2019 adalah Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) AS565 Mbe, Pesawat Udara CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA), Pesawat Tempur F-16 C/D, Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 m, Kapal Selam U-209, Rudal Starstreak, Panser Anoa, Pesawat Latih Super Tucano, dan lain-lain.

"Kedua, mewujudkan pertahanan negara yang mampu menangani keamanan wilayah maritim, daratan, dan keamanan wilayah yuridiksi dirgantara," katanya.



Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menyebut, pada periode 2015-2019, Kemhan-TNI membangun Natuna sebagai pangkalan militer dan meresmikan satuan TNI terintegrasi Natuna. Kebijakan Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan sebagai Kawasan Strategis Nasional diwujudkan antara lain lewat pembangunan Jalur Inspeksi dan Patroli Perbatasan (JIPP) yang menghubungkan antar Pos Pamtas sepanjang 1108,58 km dari total panjang garis perbatasan sebesar 2019 km.

Ketiga, mewujudkan pertahanan negara yang mampu berperan dalam menciptakan perdamaian dunia. Indonesia mengirimkan pasukan TNI sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian PBB.

"Jumlah pasukan perdamaian Indonesia terus meningkat dan selama periode 2015-2019 telah dikirim 14.971 personel hingga Februari 2019. Posisi Indonesia saat ini sudah menempati peringkat ke-8 dari 127 negara dalam pengiriman Pasukan Perdamaian Dunia," kata mantan Pangkostrad ini.

Keempat, mewujudkan industri pertahanan yang kuat, mandiri dan berdaya saing. "Kemandirian pertahanan yang diwujudkan dengan terpenuhinya alutsista TNI yang didukung oleh industri pertahanan nasonal," ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Pangdam Jaya ini.

Ryamizard menambahkan, kontribusi industri pertahanan dalam pemenuhan MEF telah mencapai 31,5%. Hingga 2019, kebijakan kandungan lokal dan ofset (KLO) telah diimplementasikan pada 27 program pengadaan.

"Tiga dari tujuh program prioritas nasional telah menunjukkan hasil yang membanggakan, yaitu Medium Tank Harimau, kapal selam, dan roket R-Han 122B," ujar mantan Pangdam V/Brawijaya ini

Selain itu, mewujudkan kesadaran bela negara bagi warga negara Indonesia. Hingga Juli 2019 telah terbentuk 83.458.532 orang kader Bela Negara. Menurut dia, Kemhan telah menandatangani MoU dengan 12 K/L, 39 perguruan tinggi, dan 37 ormas untuk secara sinergi menyelenggarakan pembinaan kesadaran Bela Negara.

Menurut Ryamizard, keberhasilan capaian tersebut di atas tidak lepas dari kerja keras bersama seluruh jajaran Kemhan dan koordinasi serta dukungan berbagai instansi terkait. Semua itu juga merupakan prestasi dan bukti kerja Kemhan dalam memperkuat penyelenggaraan pertahanan negara yang berlandaskan semangat dalam membangun SDM Unggul untuk Indonesia Maju.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi segenap pegawai Kemhan yang telah bekerja sama, bersinergi, dan bekerja sesuai mekanisme serta aturan yang berlaku," ujar kata mantan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad ini.



Ryamizard juga berpesan kepada seluruh pegawai Kemhan agar senantiasa mendukung Menteri Pertahanan yang baru. Dukungan kepada pejabat baru harus lebih baik. “Semoga Kementerian Pertahanan selalu sukses, makin jaya dan disegani di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto," katanya.

Dalam memimpin Kementerian Pertahanan, dia meyakini sosok Prabowo dapat mengetahui dengan pasti apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Prabowo pun diyakini juga mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan Kementerian Pertahanan.

“Dia (Prabowo) lebih tahu lah, kita di tempat menyesuaikan. Saya di mana-mana menyesuaikan, di sini menyesuaikan dengan Kemhan, bukan Kemhan harus sesuaikan kita,” ujar menantu mantan Wapres RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno ini.

Sementara itu Prabowo mengaku telah mendapatkan pesan dari Ryamizard Ryacudu. Pesan tersebut mengenai beratnya tantangan sebagai Menhan ke depan.

"Tadi beliau ingatkan kepada saya tugas Menhan sangat berat, harus ikut membantu Presiden khsusnya menjaga kedaulatan keutuhan wilayah dan menjaga keamanan," ujar Prabowo di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Pada kesempatan itu dia bersyukur proses sertijab berjalan baik. Menurutnya penyambutan dari Ryamizard kepada dia sebagai Menhan yang baru juga cukup baik.

"Acara hari ini berjalan baik, saya dismbut dengan baik Pak Ryamizard Ryacudu. Beliau seorang partiot dan kawan lama," ucapnya.

Sebelum sertijab, sempat dilaksanakan upacara penyambutan dari para pejabat Kemhan. Dalam upacara tersebut, mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khsusus (Kopassus) TNI AD itu sempat memeriksa peserta upacara yang terdiri dari personel tiga matra TNI dan Polri.

Hadir dalam sertijab Menhan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dan KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji.

Selain itu tampak hadir, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menko Polhukam Mahfud MD.

Editor: Himawan Aji
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
close