Indonesia - PEA Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan Keislaman - ZONASATU.CO.ID -->

Breaking

Home Top Ad

Monday, 13 January 2020

Indonesia - PEA Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan Keislaman


Abu Dhabi, ZONASATUUsai menempuh penerbangan selama kurang lebih 8 jam, Presiden Joko Widodo tiba di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada Minggu (12/1/2020).

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang ditumpangi Presiden mendarat dan tiba di Terminal Kepresidenan Bandara Internasional Abu Dhabi sekitar pukul 13.30 waktu setempat (WS) atau pukul 16.30 WIB.

Duta besar RI untuk PEA Husin Bagis tampak menjemput Presiden di atas tangga pesawat. Sementara di bawah tangga pesawat, Presiden disambut oleh Menteri Energi dan Industri Persatuan Emirat Arab, Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei dan Atase Pertahanan RI Riyadh, Brigjen TNI Erlangga Said Karim.

Dari Bandara Internasional Abu Dhabi, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam.

Saat tiba di hotel, Presiden menerima karangan bunga dari putra-putri KBRI Abu Dhabi dan disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.

Selain itu, turut menyambut pula Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius, Konsul Jenderal RI Dubai Ridwan Hassan, serta sejumlah pejabat KBRI Abu Dhabi.

Pada sore hari, Kepala Negara akan menuju Istana Kepresidenan Qasr Al Watan untuk menghadiri upacara penyambutan oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ).



upacara penyambutan tersebut sekaligus pertemuan bilateral, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kemajuan yang signifikan dalam hubungan kerjasama antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA).

“PEA akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi,” ucap Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed juga menyaksikan pertukaran 16 perjanjian kerja sama antara delegasi Indonesia dan PEA.

“Saya sangat sambut baik, hari ini 16 perjanjian kerja sama dapat dilakukan,” kata Presiden Jokowi.

Adapun perjanjian kerja sama tersebut terdiri atas 5 perjanjian antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

Selain itu, terdapat pula 11 perjanjian bisnis antara lain di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset dengan estimasi total nilai investasi sebesar US$ 22.89 miliar atau sekitar 314,9 triliun rupiah.

Selain kerja sama ekonomi, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia ingin menjadikan PEA sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat dan penuh toleran.

“Hal ini sangat penting artinya bagi upaya mencegah ektremisme dan terorisme,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyambut baik pembahasan intensif dalam rangka pembentukan Indonesia Sovereign Wealth Fund.

“Saran PEA, terutama dilihat dari perspektif investor, akan kami hargai,” ujar Presiden Jokowi.



Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Putra Mahkota Mohamed Bin Zayed atas dukungan dan bantuan dalam pembangunan masjid dan Islamic Center di Kota Solo dan pemberian tanah dan gedung bagi Kedutaan Besar Republik Indonesia di PEA.

Sebaliknya, Putra Mahkota Mohamed bin Zayed juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Jokowi dan delegasi Indonesia. “Selamat datang di rumah kedua,” kata Putra Mahkota Mohamed bin Zayed.

Putra Mahkota Mohamed bin Zayed menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian. “Islam tidak pernah mengajarkan terorisme. Islam selalu mengedepankan kedamaian,” ujar Putra Mahkota.

Dirinya juga mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. “Islam di Indonesia dapat menjadi contoh Islam yang damai,” kata Putra Mahkota.

Dirinya pun juga mengatakan kalau hubungan antar kedua negara ini juga masih dapat ditingkatkan. “Kita dapat memulai era baru hubungan kedua negara yang lebih erat,” kata Mohamed bin Zayed.

Selama kunjungannya di Indonesia beberapa waktu lalu, Putra Mahkota Mohamed bin Zayed merasa terkesan dengan penyambutan di Indonesia. “Bahkan kami meniru apa yang dilakukan di Indonesia, di sini juga kita bertemu dengan anak-anak yang membawa bendera PEA dan Indonesia,” ungkap Putra Mahkota Mohamed bin Zayed.

Editor: Casandra Editya
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?