Pemerintah belum Putuskan Penanganan WNI yang terindentifikasi sebagai Teroris Asing - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Tuesday, 21 January 2020

Pemerintah belum Putuskan Penanganan WNI yang terindentifikasi sebagai Teroris Asing


Jakarta, ZONASATUMenteri Sosial, Juliari Batubara, menyebutkan, belum ada keputusan dari Presiden Joko Widodo terkait penanganan WNI yang terindentifikasi sebagai teroris asing atau foreign terrorist fighters (FTF).

"Belum ada keputusan (soal penanganan WNI teridentifikasi teroris), kita tunggu keputusan presiden," kata dia, usai rapat mengikuti Rakor soal penanganan FTF di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Seperti diektahui, Menko Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, memimpin rapat itu, dengan sejumlah hadirin, di antaranya Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, Kepala BNPT, Suhardi Alius, dan perwakilan dari BIN dan Kementerian Luar Negeri.

Ari Batubara menyatakan dia tidak mengetahui keputusan apa yang akan diambil oleh pemerintah soal penanganan WNI yang teridentifikasi sebagai teroris asing
"Nanti dilaporkan ke presiden, nanti presiden yang putuskan," katanya.

Ketika ditanya, berapa jumlah WNI yang terindikasi teroris, tambah dia, bisa ditanyakan langsung kepada BNPT."Tanya Kepala BNPT," ujar Mahfud

Sebelumnya, Mahfud menyebutkan setidaknya 187 warga negara Indonesia yang terindikasi terlibat terorisme masih berada di Suriah. Dari 187 WNI di Suriah itu, kata dia, 31 orang di antaranya adalah laki-laki, sedangkan lainnya perempuan dan anak-anak.

Menurut Mahfud, saat ini setidaknya terdapat lebih dari 6.000 warga luar negeri yang diidentifikasi oleh negara yang didatangi sebagai teroris atau FTF, bahkan hal ini menjadi persoalan banyak negara.

Keberadaan WNI serupa itu tentu menjadi persoalan di suatu negara sehingga harus dipulangkan ke negara asal. Akan tetapi, tentunya membutuhkan pembahasan secara mendalam.

Editor: Himawan Aji
Foto: -
Sumber: Antara

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
close