Reli Dakar di Arab Saudi jadi tantangan terbesar bagi Peserta - ZONASATU.CO.ID -->

Breaking

Home Top Ad

Saturday, 4 January 2020

Reli Dakar di Arab Saudi jadi tantangan terbesar bagi Peserta

Arab Saudi, ZONASATUTinggal menghitung jam, Reli Dakar 2020 akan diadakan di Arab Saudi untuk pertama kalinya pada, 5 sampai 17 Januari 2020.  Para pembalap akan melalui jarak 7.500 km dari Jeddah sampai dengan Qiddiya, dengan 5.000 km di antaranya adalah medan yang spesial.

Pada gelaran Rally Dakar ke-42, para pembalap akan melibas bukit pasir di Arab Saudi untuk pertama kali. Dilansir dari Rideapart.com, agar semakin menantang, panitia Rally Dakar 2020 telah mengubah aturannya.

Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi keuntungan tim-tim besar yang ikut kompetisi. Misal, peta jalan tidak akan didistribusikan sebelum acara dimulai.

Oleh sebab itu tidak ada peserta yang mengetahui secara jelas bagaimana lokasinya secara detail, balapan akan sulit ditebak, benar-benar jadi petualangan bagi para pembalap.

Usai shakedown reli Dakar 2020, (2/1/2020), Monster Energy Honda Team yakin 100% akan menyelesaikan dengan baik jalur di Timur Tengah sejauh 8.000 km selama 12 hari. Start Minggu, 5 Januari hingga finis 17 Januari.

Monster Energy Honda Team menerjunkan lima pereli langsung ini andalkan Honda CRF 450 Rally. Kevin Benavides, Ricky Brabec, Joan Barreda, José Ignacio Cornejo, dan Aaron Maré.

"Kita telah tiba di Arab, telah lalui shakedown dan melengkapi semua persyaratan pengecekan lulus ikuti Dakar 2020. Senang dengan petualangan terbaru yang akan dimulai beberapa hari lagi," buka Benavides.

"Kita berharap bisa mengerahkan segalanya dengan baik di balapan nanti. Kita membayangkan, seperti Dakar lainnya, pastinya tidak akan mudah, tentunya dengan kesiapan untuk tampil sebaik mungkin di tiap tahapan," jelasnya pereli pengusung nomor 7 ini.


Adapun Brabec yang akan menggunakan nomor 9 berkomentar, "Masih tinggal beberapa hari lagi sebelum balapan sebenarnya dimulai. Saya senang bisa ikutan di negara ini."

"Semuanya berjalan dengan baik, sehingga tinggal yakin bahwa kepercayaan diri akan berlanjut ke lintasan dan berharap bisa raih hasil terbaik di reli Dakar 2020," yakin Brebec.

Honda CRF 450 Rally yang diandalkan sudah mendapat penyempurnaan berbanding tahun sebelumnya. Kapasitas tepatnya 449,4 cc, satu silinder, DOHC diklaim tenaganya mencapai 60 dk. Pelumas gunakan Motul 300V.

Meladeni lintasan yang tak rata, suspensi depan lansiran Showa dengan diameter 51 mm dan jarak main 310 mm. Sedangkan untuk suspensi belakang diamter 50 mm memiliki jarak main 315 mm. Rem depan berdiameter 300 mm dengan dua kaliper dan rem cakram belakang 240 mm diladeni satu kaliper.

Sementara itu Fernando Alonso akan membuat sejarah sebagai juara dunia Formula 1 pertama yang berlaga di ajang reli Dakar saat balapan lintas alam terberat di dunia itu.

Alonso (38) yang menjadi rookie kali ini akan dihadapkan dengan gunung pasir setinggi 250 meter dan trek tak beraspal yang membentang ribuan kilometer dari Jeddah hingga finis pada 17 Januari di Qiddiya.

"Tantangan dari Dakar tak dipungkiri lagi merupakan yang terbesar yang saya hadapi selama karir saya," kata Alonso seperti dikutip Reuters.

"Mewujudkan hal yang terlihat mustahil di atas kertas dan membuatnya bekerja dalam enam atau tujuh bulan persiapan adalah suatu tantangan yang menegangkan," kata pebalap yang juara Grand Prix Monako, juara dua kali Le Mans 24 jam dan penantang di Indianapolis 500 itu.


Alonso yang akan mengendarai mobil pickup Toyota Hilux bersama pebalap motor Marc Coma sebagai rekannya tentunya akan senang bisa menyelesaikan reli Dakar tahun ini.

Para mantan pebalap F1 lainnya yang pernah memenangi Dakar adalah pebalap Belgia Jacky Ickx, yang juga mantan pebalap Ferrari dan juara Le Mans, pada 1983. Selain itu ada Jean-Louis Schlesser asal Prancis pada 1999 dan 2000, meski kompatriot mereka yang lain belum berhasil juara.

Reli Dakar tahun ini digelar untuk pertama kalinya di Timur Tengah, setelah selama satu dekade terakhir menjelajahi Amerika Selatan dan meninggalkan Afrika Sahara karena alasan keamanan.

Rute tahun ini akan menyusuri pegunungan di utara dan Rub al Khali, atau yang berarti "Bagian Kosong", wilayah gurun di selatan. Juara bertahan Nasser al-Attiyah masih menjadi favorit juara, membalap untuk tim Toyota, seperti Alonso.

Persaingan juga akan diramaikan oleh pebalap asal Spanyol Carlos Sainz, juara dua kali Dakar sekaligus ayah dari pebalap F1 Carlos Sainz Jr, juga oleh juara Dakar 13 kali Stephane Peterhansel asal Prancis.

Peterhansel ingin membalap bersama sang istri Andrea sebagai rekannya tapi dokter melarangnya karena alasan kesehatan.

Sementara itu para pebalap tuan rumah akan turun di semua kategori, dengan Yazid al Rajhi sebagai penantang utama menggunakan Toyota untuk finis peringkat tujuh tahun lalu.

Akan ada sekitar 351 kendaraan yang start tahun ini dan juga di antaranya diikuti sejumlah pebalap perempuan setelah Saudi mencabut larangan wanita menyetir pada Juni 2018.

Editor: Noor Irawan
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?