Pimpin RS Wisma Atlet, Pangdam Jaya Siapkan Sejumlah Skenario - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Saturday, 28 March 2020

Pimpin RS Wisma Atlet, Pangdam Jaya Siapkan Sejumlah Skenario


Jakarta, ZONASATUPemerintah telah mengubah Wisma Atlet Kemayoran menjadi Rumah Sakit (RS) Darurat untuk menangani pasien pandemi virus Corona atau COVID-19. Satgas COVID-19 telah menunjuk Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono untuk menjadi pimpinan RS Darurat Wisma Atlet tersebut.

Eko nantinya akan bertanggungjawab pada operasi harian rumah sakit. “Pada kesempatan ini saya Pangdam Jaya dapat tugas memimpin Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet,” kata Eko dalam keterangannya Jumat (27/3/2020) malam.

Sejauh ini, RS Wisma Atlet telah menampung lebuh dari 200 pasien. Sejauh ini pemerintah telah menyiagakan 2 tower sebagai lokasi khusus perawatan, yakni tower 6 dan 7. Satu tower dikhususkan untuk tempat penginapan petugas kesehatan, relawan, dan perawat. Sementara satu tower menjadi pusat operasi Satgas.

Mantan Gubernur Akmil ini mengatakan, hingga saat ini RS darurat Wisma Atlet terus mengalami peningkatan dalam hal fasilitas maupun sumber daya. Namun peningkatan akan tetap dibutuhkan guna mengantisipasi jumlah pasien yang bertambah.

“Karena dari hasil simulasi Forkompida DKI karena Jakarta paling banyak skenario terburuknya mencapai 6.000-8.000 pasien positif,” ungkap mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI-AD ini.

Alumni Akmil tahun 1989 ini mengatakan, sejumlah pihak ikut terlibat menyiapkan sarana dan prasarana RS darurat di Wisma Atlet itu.

“Banyak pihak dilibatkan di RS ini terdiri dari beberapa instansi, baik itu Kemkes, Kementerian PUPR (Kempupera), BUMN, TNI, Polri, dan relawan,” ujar mantan Kasdam Jaya ini.

Pria yang pernah menjadi Komandan Korem 061/Surya Kencana ini menyatakan RS Darurat corona itu sudah beroperasi sejak 23 Maret lalu. Sampai hari ini, sudah terdapat 208 pasien terpapar virus corona yang tengah dirawat di Wisma Atlet.

Jika jumlah pasien bertambah, pemerintah telah menyiapkan rencana antisipasi dengan menyiagakan dua tower tambahan sebagai ruang perawatan.

"Kalau skenario bertambah buruk kita bisa gunakan skenario berikutnya, yaitu tower empat dan lima," tutup priayang juga pernah menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres ini.

Editor: Noor Irawan
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?