Agar Pengunduran Belva dinilai Bukan Trik Semata, RuangGuru diminta Tarik Diri dari Kartu Prakerja - ZONASATU.CO.ID -->

Breaking

Home Top Ad

Wednesday, 22 April 2020

Agar Pengunduran Belva dinilai Bukan Trik Semata, RuangGuru diminta Tarik Diri dari Kartu Prakerja


Jakarta, ZONASATUBelva Devara diminta menarik Skill Academy yang merupakan bagian dari aplikasi RuangGuru miliknya dari kemitraan dengan program kartu Prakerja. Hal ini agar pengunduran dirinya tidak dianggap sebagai sebuah trik semata.

Hal itu dikatakan Politikus Demokrat Rachland Nashidik menangapi pendunduran diri Bellva dari jabatannya sebagai Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya, jika Belva tidak menarik Ruangguru dari kemitraan ini, maka akan dianggap ini sebagai triknya saja.

"Bila tidak, pengunduran dirinya dari Stafsus Presiden itu cuma trik untuk melindungi kepentingan bisnisnya saja," kata Rachland dalam keterangannya, Rabu (22/4/2020).

Rachland curiga ada yang tidak beres bila Belva mundur tanpa diikuti oleh keberadaan Ruangguru sebagai mitra dari program Kartu Pra Kerja. Meskipun berulangkali, Belva menyatakan sama sekali tak terlibat dalam proses pemilihan mitra untuk pelatihan online program kartu pra kerja.

"Mundur dari stafsus itu bukti akal budi. Ruangguru masih dipertahankan itu bukti akal-akalan," tandas dia.

Sebelumnya, CEO dan Pendiri Ruangguru Belva Devara mundur dari jabatannya sebagai Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pengunduran diri ini menyusul polemik perusahaannya, Skill Academy by Ruangguru sebagai salah satu mitra kartu prakerja.

Penunjukkan Ruangguru tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak karena dinilai sarat konflik kepentingan. Belva menyatakan sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai staf khusus kepada Jokowi.

"Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020," kata Belva lewat Surat Terbuka di akun instagramnya, Selasa (21/4/2020).

Belva sebelumnya telah membantah bahwa dirinya turut terlibat dalam penetapan mitra kartu pra kerja serta tidak ada konflik kepentingan dalam prosesnya. Meski begitu, dia tetap memilih mundur daru staf khusus Jokowi agar polemik tersebut tak berkepanjangan

"Saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin polemik mengenai asumsi/persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan," kata dia.

"Yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19," ujarnya

Editor: Adri Irianto
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?