Presiden China bagi pengalaman hadapi COVID-19 ke Jokowi melalui telepon - ZONASATU.CO.ID -->

Breaking

Home Top Ad

Friday, 3 April 2020

Presiden China bagi pengalaman hadapi COVID-19 ke Jokowi melalui telepon


Jakarta, ZONASATUPresiden China Xi Jinping saling berkomunikasi dengan Presiden RI Joko Widodo melalui sambungan telepon dan Xi membagi pengalaman bangsanya berhasil keluar dari masa sulit pandemik COVID-19.

"Terima kasih telah berbagi pengalaman," kata Presiden Jokowi kepada Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping melalui sambungan telepon di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (2/4/2020) sore.

Dalam perbincangan tersebut, kedua kepala negara membahas soal penanganan pandemik COVID-19.

"Penyebaran virus (Corona) ini tidak mengenal batas negara. Oleh karena itu, kita harus terus bekerja sama menangani penyebaran virus ini dan saya juga sangat tidak setuju terhadap munculnya stigmatisasi. Upaya stigmatisasi ini sangat tidak bermanfaat di tengah situasi yang sulit ini," kata Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Presiden Xi Jinping menyampaikan rasa prihatin atas wabah COVID-19 yang juga melanda Indonesia.

Ia pun berbagi pengalaman negaranya dalam perang melawan COVID-19 dan menyebut siap menjadi pihak yang mendukung upaya Indonesia untuk melawan wabah COVID-19.

"Kami percaya dan yakin dengan kegigihan Anda, Indonesia pasti akan mengalahkan wabah COVID-19," tutur Presiden Xi Jinping.

Sebagai negara yang pertama kali terimbas wabah COVID-19, Tiongkok telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19. Presiden Xi menyampaikan bahwa Tiongkok siap lakukan kerja sama dengan berbagai negara.

"Indonesia akan menjadi salah satu prioritas kerja sama. Secara umum, kami siap bekerja sama dengan rakyat Indonesia, bersatu padu untuk mengatasi COVID-19," ujar Presiden Xi.

Editor: Casandra Editya
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?