13 Drone Angkatan Udara Azerbaijan Berhasil Ditembak Jatuh Militer Armenia - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Thursday, 16 July 2020

13 Drone Angkatan Udara Azerbaijan Berhasil Ditembak Jatuh Militer Armenia

Drone jenis X-55 milik Azerbaijan ditembak jatuh militer Armenia

ZONASATU - Kementrian Pertahanan Armenia Artsuron Hovanisyan klaim pihaknya telah berhasil menembak jatuh 13 pesawat tanpa awak (Drone) yang dikerahkan militer Azerbaijan sepanjang pertempuran sejak tanggal 12 Juli 2020 lalu.

"Secara umum, mulai tanggal 12 Juli, Angkatan Udara Armenia menembah jatuh 13 drone Angkatan Bersenjata Azerbaijan," kata Artuson Hovanisyan dalam konfrensi press di Armenia, Kamis, 16 Juli 2020.

Alasan penembakan drone buatan Israel oleh militer pertahanan udara Armenia adalah karena aktifitasnya yang mencoba memasuki wilayah udara Armenia untuk melakukan misi mata - mata melalui udara.

Artuson menyebutkan ada 13 drone yang ditembak jatuh oleh militer Armenia di perbatasan
Karabakh.

Namun Ia tidak tahu drone jenis apa yang berhasil dijatuhkan mengingat banyaknya jenis drone yang digunakan oleh militer Azerbaijan dan rata-rata berasal dari Israel.

Perlu diketahui tahun 2008 lalu, militer Azerbaijan mendapat pasokan 12 drone jenis Hermes-450 yang dibeli dari Israel, kemudian tahun 2016 kembali mendapat tambahan 15 drone jenis Hermes-900 dengan spek lebih canggih dari versi sebelumnya. Tiga tahun kemudian, Israel kembali mengumumkan pihaknya telah menjual sebanyak 10 drone jenis Skystriker yang dijuluki sebagai drone "Kamikaze" ke militer Azerbaijan. Meskipun demikian, militer Azerbaijan juga menggunakan drone produksi dalam negerinya sendiri yaitu jenis X-55 dan terlibat dalam misi pengintaian diperbatasan Karabakh.

Dari berbagai sumber yang dikelolah oleh tim zonasatu.com, tidak sedikit drone milik Azerbaijan yang ditembak jatuh oleh militer Armenia dimana salah satunya adalah drone jenis Hermes buatan Israel.

Kementerian Pertahanan Armenia juga mengumumkan, bahwa dua tentara Armenia terbunuh di perbatasan dengan Azerbaijan akibat pemboman yang dilakukan oleh pasukan Azerbaijan. Dengan demikian, dia mengkonfirmasi bahwa total korban jiwa dari militer Armenia menjadi empat orang.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini telah terjadi peningkatan eskalasi antara Armenia dan Azerbaijan. Dua negara pecahan Uni Soviet itu terlibat perang di sekitar daerah Tuvuz dan Tavush yang berada di sekitar perbatasan Nagorno-Karabakh.

Kerugian besar terjadi pada kubu Azerbaijan. Kementerian Pertahanan Azerbaijan kemarin telah mengumumkan secara resmi bahwa total korban tewas dalam pertempuran sengit yang terjadi sejak hari Minggu, 12 Juli lalu sebanyak 11 orang, dua diantaranya adalah perwira militer Azerbaijan, yaitu Mayor Jenderal Polad Hashimov dan Kolonel Ilgar Mirzayev.

Editor: Cassandra
Foto: Ist
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?