Sebanyak 281 Prajurit TNI AD Dinyatakan Sembuh dari Covid-19 - ZONASATU.CO.ID -->

Breaking

Home Top Ad

Thursday, 16 July 2020

Sebanyak 281 Prajurit TNI AD Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Secapa AD
Jakarta, ZONASATU - Sebanyak 281 dari 1.307 prajurit TNI yang terinfeksi covid-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Kota Bandung Jawa Barat dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk pasien lainnya masih dirawat dan belum ada satu pun yang menderita gangguan kesehatan berat.
 
"Jadi, dari total 1.307 pasien positif covid-19 di Secapa AD pada hari ini sudah berkurang 281 orang menjadi 1.026 orang," kata KSAD Jendral TNI Andika Perkasa dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 Juli 2020.
 
Sebelumnya diakui oleh Andika ada 1.280 prajurit TNI yang terinfeksi covid-19. Namun ada tambahan dari Laboratorium PCR dari swab pertama. Hal itu lantaran pemeriksaan dilakukan bergiliran per gelombang.

Sedangkan di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom AD) Cimahi, sudah dilakukan tes swab ke-2 terhadap 101 pasien positif covid-19 dimana hasil keseluruhannya adalah negatif.

Dijelaskan oleh Andika, para siswa calon perwira yang dinyatakan positif covid-19 akan diberi kombinasi obat hasil pengembangan dan penelitian Unair Surabaya, Badan Intelijen Negara (BIN), dan TNI AD.
 
Pemberiaan obat tersebut merupakan salah satu langkah dan tindak lanjut kerja sama riset untuk pengembangan kombinasi obat anticovid-19 yang sedang dilakukan oleh ketiga institusi tersebut.

Untuk mekanismenya sendiri sudah sesuai dengan protokol Pedoman Pelaksanaan Uji Klinis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
 
"Tim Uji Klinis Anticovid-19 dari tiga institusi di atas akan memulai pemberian beberapa kombinasi obat dan dosis kepada pasien positif covid-19 di Secapa AD," kata Andika.

Editor: Indarti
Foto: Ist
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?