Petinggi JAD akui berafiliasi dengan FPI - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Wednesday, 10 February 2021

Petinggi JAD akui berafiliasi dengan FPI


Jakarta, ZONASATU
-
 Setelah sebelumnya tiga mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) Makassar yang mengaku pernah berbaiat ke jaringan teroris Islamiq State of Irag and Suriah (ISIS) pada 2015 lalu, kini muncul lagi pengakuan serupa. 

Kali ini pengakuan itu dilakukan oleh seorang narapidana terorisme (napiter) Zainal Anshori. Ia menyebut organisasi Jamaah Anshart Daulah (JAD) yang merupakan sayap kelompok teroris ISIS di Indonesia, berafiliasi dengan FPI.

Zainal yang merupakan Amir JAD Pusat itu menyebut memiliki kesamaan visi dengan FPI dan telah terhubung dengan Habib Rizieq Syihab. Pengakuan ini diungkapkan Zaina melalui rekaman video. Dalam video berdurasi lebih dari 7 menit itu, penghuni Lapas Nusakambangan itu mengungkap awal JAD menjalin hubungan dengan FPI.

“Saya ingin sedikit menceritakan perjalanan kami yang mungkin kita mulai dari sekitar tahun 2005 sampai sekarang ini. Kegiatan yang pernah kami ikuti ketika pada tahun 2005 yaitu kegiatan yang berkaitan dengan amar ma’ruf nahi munkar. Memang sebelumnya amar ma’ruf nahi munkar sudah kita laksanakan kegiatan di Lamongan, tapi untuk memperlebar sayap dan memperkuat struktur ini, maka kita koneksi dan kita menyambung dengan FPI pada waktu itu,” ungkap Zainal.

Ia mengaku tergabung dengan FPI Cabang Lamongan, Jawa Timur, pada 2005-2008. Ia yang memiliki nama lain, Abu Fahry alias Qomaruddin, menegaskan JAD menjadi sayap organisasi FPI.

“Pada tahun 2005 kita resmi jadi sayap organisasi FPI. FPI dari Dewan Pimpinan Wilayah Kabupaten Lamongan,” tambahnya.

Zainal Anshori menambahkan, JAD membangun jaringan dengan FPI karena saat itu memiliki kesamaan visi dalam menegakkan syariat Islam di Indonesia. Zainal Anshori bahkan mengaku lebih dulu menjadi anggota FPI baru bergabung dengan dengan JAD pada 2014.

“Di situ titik perubahan kami dari FPI kepada manhaz tauhid dan jihad ini, sehingga pertemuan kami ditindaklanjuti dengan beberapa kali pertemuan dengan Ustaz Ahmad, baik itu tatap muka dan handphone, sehingga ini kita berjalan lama, sampai kemudian mengkristal menjadi sebuah pemahaman bagi kami dan ikhwan-ikhwan kami yang dulunya di FPI dan telah melakukan kegiatan-kegiatan yang di mana force-nya ingin menegakkan syariat Islam itu,” jelas Zainal.

FPI adalah organisasi yang dilarang di Indonesia. Dikutip dari laman detikcom, mantan Sekretaris Umum FPI Munarman membantah pernyataan Zainal Anshori.

Editor: Wawan
Foto: -
Sumber: Dtk

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?