Kasus Pengeroyokan Kopassus - Brimob, Polda Metro: TNI - Polri Masih Solid - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Tuesday, 20 April 2021

Kasus Pengeroyokan Kopassus - Brimob, Polda Metro: TNI - Polri Masih Solid

Jakarta | ZONASATU - Polda Metro Jaya kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan yang menewaskan satu anggota Brimob dan melukai satu anggota Kopassus di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polda Metro Jaya mengungkapkan jika oknum yang terlibat akan ditangani oleh kesatuannya masing-masing.

"Semua oknum yang dianggap terlibat akan dilakukan pendalaman oleh masing-masing kesatuannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Sejauh ini polisi masih memangil dan memeriksa seluruh saksi-saksi untuk mendalami kasus tersebut. Penyebab pengeroyokan pun masih digali oleh petugas.

Selain itu, Yusri juga menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri dipastikan tetap terjaga meskipun ada kasus tersebut.

"Yang penting di sini solidaritas antara TNI-Polri masih solid," tegas Yusri.

Seperti diketahui, beredar rekaman video pengeroyokan secara brutal terhadap anggota Brimob dan Kopassus oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK). Rekaman peristiwa itu kemudian viral di media sosial.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi disekitar Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (18/4) pukul 05.30 WIB. 

Komandan Kodim (Dandim) 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana lewat pesan singkatnya, membenarkan adanya informasi tersebut. 

"Kalau peristiwa dan korban benar," kata Ucu saat dimintai konfirmasi mengenai keributan tersebut.

Sejauh ini Polda Metro Jaya diketahui telah meminta keterangan dari 6 orang saksi yang dianggap mengetahui kejadian pengeroyokan anggota Brimob dan Kopassus hingga mengakibatkan salah satunya tewas.

Editor: Himawan
Foto: Ist
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?