Usai Dilantik Jokowi, Bahlil Siap Penuhi Permintaan Jokowi Raih Investasi Rp900 Triliun - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Wednesday, 28 April 2021

Usai Dilantik Jokowi, Bahlil Siap Penuhi Permintaan Jokowi Raih Investasi Rp900 Triliun

Jakarta | ZONASATU
-
 Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku siap merealisasikan target realisasi investasi yang diminta Presiden Jokowi sebesar Rp900 triliun tahun ini.

"Soal target investasi, tahun ini Rp856 triliun dari Bappenas, tapi Bapak Presiden meminta Rp900 triliun. Sebagai prajurit saya jalankan, siap Bapak Presiden," katanya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (28/4/2021) petang.

Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan dalam waktu dekat ada dua target yang ingin dicapai, yaitu target internal dan eksternal. Target internal, menurut dia, meliputi konsolidasi organisasi hingga penyelesaian sistem Online Single Submission (OSS).

"Karena kita bulan Juni-Juli sudah harus on going (OSS)," katanya.

Selanjutnya, target eksternal, yaitu terus mendorong realisasi investasi. Upaya yang dilakukan antara lain terus melakukan komunikasi dengan sejumlah investor potensial, termasuk Tesla.

Kendati tak menyebut secara gamblang para investor lainnya yang dimaksud, Bahlil mengisyaratkan akan ada investasi baru yang masuk ke Indonesia.

"Kita lagi ada fokus untuk melakukan komunikasi, termasuk Tesla dan beberapa perusahaan lain yang tidak bisa saya sebutkan. Yakinlah bahwa di tahun-tahun ini ada dua, tiga 'barang baru' yang akan saya sampaikan pada waktunya," ujar Bahlil.

Selain itu menurutnya, penciptaan lapangan kerja yang seluas-luasnya merupakan satu tugas besar yang menjadi perhatian pemerintah. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo menyebut bahwa investasi merupakan pintu masuk bagi pembukaan lapangan kerja tersebut.

“Penciptaan lapangan pekerjaan adalah satu tugas yang berat karena kita tahu konsumsi pertumbuhan ekonomi nasional kita itu 60 persen konsumsi dan 30 persen dari sektor investasi. Ini menjadi peranan penting karena 16 juta orang yang kita harus siapkan lapangan pekerjaan. Saya pikir investasi merupakan pintu masuk untuk melakukan itu,” ujarnya. 

Bahlil menerangkan bahwa Kementerian Investasi, yang juga baru dibentuk, nantinya akan menjadi penghubung utama untuk menyinergikan investasi yang masuk baik dari luar maupun dalam negeri, serta dari pemerintah pusat dan daerah. Kesemua hal itu akan berjalan melalui satu pintu melalui Kementerian Investasi ini.

“Kalau kita menahan izin investasi itu sama dengan menahan pertumbuhan ekonomi nasional. Sama juga dengan menahan lapangan pekerjaan, dan sumber-sumber pendapatan negara,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan penugasan untuk tak hanya mengurus pengusaha atau perusahaan-perusahaan besar, tapi juga turut melayani para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menteri Investasi menjelaskan, pihaknya akan menghubungkan para pengusaha besar dengan para pelaku UMKM yang ada di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kolaborasi inilah yang bisa kita jadikan instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita meningkat dan berjalan,” tuturnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa kepercayaan yang telah diberikan Presiden Joko Widodo ini akan ia jalankan dengan sebaik-baiknya.

Editor: Casandra Editya
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a comment

Post Bottom Ad


Mengenai Hak Jawab dan Hak Koreksi terkait pemberitaan www.zonasatu.co.id dapat dikonfirmasikan ke email redaksi zonasatu.redaksi@gmail.com 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?