Produksi Xpander tetap normal meski pasokan Chip Semikonduktor agak langka - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Tuesday, 1 June 2021

Produksi Xpander tetap normal meski pasokan Chip Semikonduktor agak langka


Jakarta | ZONASATU
-
 Sejak berlakunya insentif PPnBM di bulan Maret 2021 lalu, produk low MPV Mitsubishi Xpander dan SUV Xpander Cross mengalami lonjakan permintaan. Hal ini kemudian memaksa pabrikan mobil Mitsubishi Motors terus mendorong peningkatan produksinya hingga dua kali lipat dari 2.500 unit pada Januari – Februari 2021, menjadi 5.000 unit di periode Maret – April 2021.

Akan tetapi pihak pabrikan belum mampu memenuhi permintaan konsumen yang terus naik. Konsumen yang sudah melakukan pemesanan untuk kedua model tersebut juga banyak yang belum menerima unit.

Hal ini kemudian banyak disangkut pautkan dengan kondisi kelangkaan spare part chip semikonduktor yang terjadi secara global.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kondisi tersebut melalui siaran pers, Senin (31/5/2021).

Mewakili perusahaan, Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI menegaskan bahwa aktivitas penjualan Mitsubishi Motors di Indonesia tetap berjalan normal.

“Kami ingin mengkonfirmasi berita yang beredar saat ini terkait kelangkaan komponen semikonduktor, memiliki dampak yang terbatas terhadap pasar Indonesia. MMC secara global telah melakukan beragam upaya serta persiapan untuk mengamankan produksi dan pasokan unit di Indonesia. Sehingga kami pastikan bahwa aktivitas penjualan MMKSI tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya.

Sejauh ini perusahaan masih terus berupaya memberikan yang terbaik, mulai dari memaksimalkan proses produksi serta alokasi unit yang sudah terpesan dan secepat mungkin untuk mengirimkan kepada konsumen.

“Berkat penerapan program insentif PPnBM oleh Pemerintah Indonesia, permintaan terhadap Xpander dan Xpander Cross diluar perkiraan, dan mengakibatkan penundaan terhadap proses pengiriman kepada konsumen. Untuk itu saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen yang masih menunggu unitnya dikirim karena permintaan yang sangat tinggi ini. Kami melakukan usaha terbaik untuk mengakselerasi dan menyesuaikan permintaan dan ketersediaan, serta memastikan konsumen segera mendapatkan unit yang sudah dipesan,” pungkasnya

Editor: Noor Irawan
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?