Kapal Angkut 57 Buruh Migran Ilegal dari Sumatera Utara Tenggelam di Selangor - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Tuesday, 28 December 2021

Kapal Angkut 57 Buruh Migran Ilegal dari Sumatera Utara Tenggelam di Selangor

Kapal Angkut 57 TKI ilegal tenggelam di perairan Selangor, Malaysia. (Ist)

Kuala Lumpur | ZONASATU
-
 Sebuah kapal tenggelam di perairan Sekinchan, Selangor, Malaysia, Sabtu (25/12/2021). Kapal naas tersebut dilaporkan membawa sekitar 57 orang pekerja migran ilegal asal Indonesia.

Duta Besar RI di Kuala Lumpur Hermono, pada Selasa, (28/12/2021) menyebut 4 orang Anak Buah Kapal (ABK) bersama 35 orang penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan beberapa penumpang lainnya diperkirakan tewas.

"Jenazah yang ditemukan 10 orang dan sisanya belum diketahui. Kapal berangkat dari Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara," ungkap Hermono kepada awak media seperti dilansir laman Antaranews.com.

Hermono menambahkan, berdasarkan keterangan dari nelayan Malaysia yang tak jauh dari lokasi kejadian, pada Sabtu, (25/12/2021)  sekitar pukul 10.00 waktu setempat, para nelayan yang menggunakan 3 kapal pencari ikan tersebut melihat 20 orang meminta pertolongan di sekeitar kapal tenggelam.

Para korban yang selamat tersebut diserahkan pada kapal Indonesia yang kebetulan tengah melintas di perairan itu untuk selanjutnya dibawa ke Indonesia.

Berdasar keterangan tersebut, lanjut Hermono, Senin, (27/12/2021), Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Selangor pun lantas menghubungi atase Polri dan Tim PPT KBRI Kuala Lumpur untuk segera menindaklanjuti.

Beberapa jenazah TKI ilegal telah ditemukan. (ANTARA/HO-APPM Negeri Selangor/Agus)

"Setelah kejadian dimaksud pihak APMM Selangor juga melakukan patroli di sekitar tempat kejadian dan menemukan satu mayat terapung yang diduga salah satu korban WNI kapal tenggelam. Saat ini mayat korban diserahkan kepada Balai Polisi Sekinchan IPD Kuala Selangor untuk dilakukan visum et repertum," jelas Hermono.

Hingga saat ini, APMM masih terus melakukan operasi pencarian korban lainnya dan akan segera melaporkan pada KBRI jika ada korban lain yang ditemukan.

"Atase polisi KBRI Kuala Lumpur terus melakukan koordinasi dengan Mabes Polri, Polda Sumut dan Satuan Lanal Tanjung Balai guna mengungkap kronologis dan pelaku penyelundupan PMI ke Malaysia," Hermono seperti dilansir Antaranews. (Evana/Zonasatu) 


Editor: Devina
Foto: Antara

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?